“Tidak ada perjuangan yang sia-sia. Untuk sukses mencapai hasil akhir itu adalah milik mereka yang taat dan setia pada kehendak-Nya.” -Mas Redjo
Menyangkal diri, memanggul salib, dan mengikuti Yesus (Mat 16: 24) adalah komitmen pengikut-Nya. Hal itu yang harus dijalani sepenuh hati dengan menomorsatukan Dia di atas segala-galanya di sepanjang hidup kita.
Dengan menyangkal diri, kita meninggalkan kepentingan pribadi untuk hidup yang terus diperbarui agar jadi baik dan makin baik lagi.
Mengimani Yesus secara radikal, hidup kita berpusat kepada-Nya. Pekerjaan yang kita lakukan itu diorientasikan tidak untuk kepentingan ego pribadi dan keduniawian, tapi teristimewa untuk menyenangkan hati-Nya.
Kita berani menolak dan berkata tegas pada kelemahan diri ini serta dari kecenderungan perbuatan dosa. Karena kita mengagungkan kebenaran dan kasih Allah untuk melaksanakan kehendak-Nya.
Dengan memanggul salib, kita menemani Yesus menuju Golgota. Kita siap sedia untuk menghadapi tantangan, kesulitan, dan ikhlas berkorban demi iman kita pada-Nya.
Fokus mengikuti Yesus sebagai teladan utama, kita mengarahkan seluruh hidup kita sesuai Firman-Nya.
Taat dan setia pada Yesus, kita menuju Yerusalem Baru, Kota Surgawi, penggenapan akhir semua janji Allah: tempat Dia akan berdiam bersama umat-Nya dalam keabadian.
Mas Redjo

