1.
Pada mulanya adalah mimpi
Mimpi seorang gadis belia sahaja
menginjak purnama dan naga
menelan mentari, planet dan angkasa
dan deretan bintang menari keliling raganya
Semesta jadi titik kecil di bola matanya
Waktu ditarik dalam desah nafasnya
Dirinya didaulat menjadi Bunda sorga bumi
Ibu dari Sang Sabda dan Bunda segala bangsa manusia
untuk menulis sejarah Revolusi Ilahi
Bukan dengan kekayaan dan kekuasaan
Bukan dengan harta benda dan selera
Tetapi dengan iman dan kesetiaan sejati
kepada Sang Ilahi Maha Cinta
“Aku ini hamba-Mu, ya, Allah
Terjadilah padaku menurut kehendak-Mu”
Itulah mantra sakti kerendahan hati
Sang gadis sahaja Maria
2.
Seorang pemuda lanjut usia
yang jadi tunangan gadis sahaja
Ternyata mendapat mimpi yang serupa
Untuk melakukan tugas di luar rencana pribadi
Melaksanakan perintah Sang Maha Misteri
mendampingi tunangannya menunaikan tugas sakral
“Mengandung dari Roh Maha Suci
dan melahirkan seorang putra
Yang harus diberi nama Yesus
dan agendanya mengikuti petunjuk Surgawi
Bukan kehendaknya atau aturan adat tradisi”
Mimpi itu siap dijalankan tanpa komentar
meskipun nalarnya penuh tanya insani
Bagaimana harus melaksanakan perintah Ilahi
Mengapa mesti dirinya yang dipilih
Apa yang harus dikatakan untuk menghadapi gugatan keluarga dan sesama
Sebuah diam sakral dan pasrah misteri
“Terjadilah menurut rencana kehendak-Mu”
3.
Kisah cerita pengalaman nyata
yang dicatat jejak langkah gadis dan pemuda itu
Perjumpaan Maria dan Yusuf membagi kisah mimpi misteri
Pertemuan mereka dengan keluarga dan sanak kerabat
Perjalanan dari Nazaret ke Yerusalem
Misteri di kandang sunyi dusun Betlehem
ketika harus melahirkan Sang Putra
Pengalaman dengan para gembala dan nyanyian para Malaikat
Ketika dikunjungi tiga Raja dari Timur
adalah bagian awal mimpi jadi kenyataan
Lalu
perjalanan mengungsi ke Mesir
kemudian kembali lagi ke Nazareth
memelihara dan mendidik Sang Putra tunggal
hingga cerita masa kecil 12 tahun di Kenizah
jadi episode yang menyimpan sejuta tanya
Narasi terpenggal 18 tahun
lalu kembali muncul kisah Sang Putra berpuasa
sedangkan Yusuf tidak lagi dikisahkan
tetapi Maria terus hadir mendampingi
Mimpi terus menjelma dalam kisah nyata pengalaman penuh tanya
4.
Episode mimpi jadi kisah cerita nyata
Revolusi Ilahi Allah Maha Suci
dalam jejak langkah pribadi Sang Putra
Mewartakan Kerjaan Surga di bumi
Menegaskan Allah Maha Cinta
untuk semua umat manusia tercinta
Meyakinkan Allah Maha Rahim
meskipun manusia bersalah dan berdosa
Menyatakan Allah Maha Misteri
sehingga pikiran manusia tak mampu mengerti tuntas karya Revolusi Ilahi
Dan
Bunda Maria perempuan sahaja itu
menyimpan semua dalam jiwa sahajanya
Menyaksikan Sabda Ilahi terlaksana pasti
Mengalami mimpi rencana Ilahi terwujud nyata
meskipun berat dan tak tuntas dimengerti akal budi
Karya pewartaan Sang Putra
yang berpuncak pada kisah sengsara jalan salib
Harus wafat keji oleh keputusan para penguasa
Tetapi akhirnya bangkit jaya menyelesaikan tugas-Nya
Sejarah peradaban manusia di dunia ikut berubah
sudah sekitar 2000 tahun berlalu
Waktu menegaskan makna mimpi dan kisah cerita peristiwa
dalam paradoks di pikiran dan keputusan manusia
5.
Ziarah mimpi itu telah terjadi 2025 tahun
Pernak-pernik Natal mewarnai berbagai ruang
Lagu Natal bergema lintas pendengaran zaman
Aneka ragam bentuk kreasi terus terjadi
Entah mereka yang percaya mimpi jadi kenyataan
seperti tertulis dalam buku suci
Entah mereka yang menghujat dan menolak dengan berbagai cara
Entah pihak yang lumrah mengakui fakta dan realistis menerimanya sebagai kenyataan sejarah
Semuanya berbaur dalam pilihan sikap dan keputusan pribadi
Bahkan sekarang ramai jadi konten sosial media
Ada yang membahas dengan aneka pendekatan teori ilmiah
Ada yang jadikan bisnis konten dan bahan polemik
Ada yang mewartakan sebagai kebenaran iman
Ada yang menjadikan
sekadar hiburan
Tetapi
sebuah catatan kenyataan terus jadi tanya dan jawaban
Mengapa mimpi itu sedemikian dasyat
dan terus mempengaruhi sejarah manusia
Apakah mimpi dan kenyataan peristiwanya sudah ditulis lengkap semuanya
Untuk apa mimpi itu dipertahankan dalam kehidupan insan hingga zaman digital milenial ini
Siapakah gadis Maria dan pemuda Yusuf serta Yesus Sang Putra
Apakah mereka mimpi dan fiksi atau nyata?

