Santo Yosef tidak bermimpi buruk. Dia juga tidak mendapatkan berita yang menakutkan. Sebaliknya, dia mendapatkan mimpi indah. Dia mendapatkan berita yang sangat menakjubkan.
Menarik sekali! Karena dia dilibatkan untuk menyambut datangnya Emmanuel.
Pastilah Santo Yosef tidak menyangka, bahwa hal ini terjadi pada dirinya.
Santo Yosef jadi kaget itu pasti. Tapi yang menarik itu adalah prosesnya, bagaimana dia mengambil keputusan untuk menerimanya.
Jika direnungkan, dia memiliki pribadi yang sudah dewasa, juga dalam iman. Karena dia tidak panik, tapi ‘cool’ dan ‘calm’. Kemudian Malaikat Gabriel membantu dia supaya mengambil keputusan yang bijaksana. Sebab Santo Yosef diminta untuk tidak memikirkan dirinya sendiri, tapi ini untuk keselamatan umat manusia.
Adalah akhirnya Santo Yosef yang baik dan tulus hati itu bersedia dilibatkan untuk menyambut datangnya Emannuel.
Kita dapat belajar dan meneladani Santo Yosef, khususnya bagaimana dia saat menghadapi situasi yg krusial dan mengejutkan:
- Tidak panik, tapi dia ‘cool and keep calm’.
- Dipertimbangkan degan baik dengan menunggu waktu yang tepat.
- Dibantu oleh Sang Ilahi, dalam hal ini adalah Malaikat Gabriel.
- Ambil keputusan final dan menjalaninya dengan taat.
Luar biasa! Itulah sebabnya Santo Yosef jadi pelindung untuk para pekerja, para buruh. Sebab dalam kehidupan kita sebagai pekerja atau buruh, kita sering mengalami kepanikan. Untuk itu tetaplah ‘cool and keep calm’, tidak usah panik. Kita meniru cara Santo Yosef dalam mengambil keputusan: Dipertimbangkan dengan dewasa dan bijaksana.
Rm. Petrus Santoso SCJ

