“Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil (Luk: 1: 37).
Kisah nan indah tentang pemberitahuan kelahiran Yesus oleh Malaikat Gabriel kepada Perawan Maria. Sebuah kabar yang cukup mengejutkan Maria, karena bagaimana mungkin Maria mempunyai seorang anak sementara dia belum menikah? Masih banyak pikiran lain yang mungkin berputar-putar di kepalanya pada saat itu.
Hari ini kita diajak untuk melihat teladan dan kerendahan hati Bunda Maria, walaupun menghadapi misteri dan ketidakpastian yang besar, ia tetap memiliki iman yang kokoh kepada Allah. Iman Bunda Maria jadi pilar utama bagi kita, ketika menghadapi berbagai macam kesulitan dan cobaan, kita diajak untuk melihat Bunda Maria yang selalu taat dan percaya, bahwa Allah tidak pernah meninggalkan kita. Kesediaan Maria untuk jadi Ibu Tuhan dan kerendahan hatinya melaksanakan kehendak Tuhan menjadikan dia sebagai contoh kerendahan hati Kristiani. Dia tidak berdebat dengan Gabriel dan mempertanyakan banyak hal, tapi justru menyimpan semuanya itu dalam hati, karena dia percaya bagi Allah tidak ada yang mustahil.
Fr. Reinardus de Jesu, CSE
Sabtu, 20 Desember 2025
Yes 7: 10-14 Mzm 24: 1-6 Luk 1: 26-38
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

