Persiapan adalah tema utama masa Adven. Kita telah merenungkan tentang persiapan besar seperti yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis dan Elia. Ada juga bentuk persiapan yang menonjolkan keadilan Tuhan bersama Raja Daud, yang hasilnya berwujud pada diri Bunda Maria dan Santo Yosef.
Hari ini kita diperkenalkan dengan bentuk persiapan ajaib, dengan tokoh utama ialah istri Manoah atau Ibu Samson, dan orangtua Yohanes Pembaptis, Zakaria dan Elisabeth.
Kita menyebut sebuah persiapan ajaib, dan bukan hanya besar, karena dekat dengan peristiwa besar dan jauh lebih ajaib, yaitu kelahiran Juru Selamat yang sudah sangat nyata. Kejadian ajaib dalam hidup Maria dan Yosef, dan berwujud pada kelahiran Yesus Kristus, jelas harus diantisipasi oleh suatu persiapan ajaib juga, yakni kelahiran Samson dari Ibunya yang sudah mandul, demikian juga kelahiran Yohanes Pembaptis dari Elisabeth yang juga diklaim mandul. Zakaria, suami Elisabeth juga masuk dalam lingkaran keajaiban ini.
Jika kita berani bertanya pada diri masing-masing, keajaiban apa yang mesti pas dipersiapkan untuk menyambut pesta kelahiran Yesus Kristus? Sesuatu yang ajaib selalu membuat heran, kagum atau lebih tepatnya sesuatu yang baru. Mempunyai dan mengalami suatu hubungan yang istimewa dengan Tuhan tidak mesti yang besar dan megah. Ajaib atau yang baru itu tidak mesti juga yang sangat luar biasa. Yesus Kristus lahir dalam kesahajaan cukup memberikan kita gambaran, bahwa ajaib itu adalah pengalaman menemukan terang dan jawaban tentang hidup kita di dalam Tuhan.
Seseorang menuliskan pada dinding media sosialnya tentang persiapan ajaib keluarganya untuk Natal kali ini. “Anakku bungsu yang sudah pemuda selama tahun-tahun belakangan ini tidak bisa cocok dan sepikiran dengan kami orangtuannya. Baru sehari terakhir ini ia terbuka dan berbicara dengan kami. Kami sesungguhnya berhenti di tempat yang persis anak berada, supaya komunikasi bisa bersambung lagi, pembicaraan mencair, dan akhirnya tercapai solusi atas permasalahan kami. Semoga Natal ini jadi satu pengalaman sangat indah dalam keluarga kami”.
Sharing kecil ini merupakan satu persiapan ajaib, yang tentu saja akan diselaraskan dengan keajaiban kehadiran Tuhan Yesus Kristus. Kita sebagai pribadi, keluarga, dan komunitas perlu bersiap secara ajaib atau secara baru, supaya menemukan keselarasan itu. Jika tidak ada sesuatu yang ajaib atau baru, bukankah nanti perayaan Natal jadi biasa-biasa saja, tanpa sesuatu yang indah?
“Ya, Tuhan yang Maha Murah jadikan kami pribadi-pribadi dan keluarga-keluarga dapat membuat hidup kami yang baru sebagai persiapan untuk hari Natal ini. Amin.”
(Verbum Veritatis oleh RP. Komunitas SDB-Salesians of Don Bosco)

