Mat. 1: 1-17
Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Syukurilah atas apa pun keadaan keluargamu, karena satu hal yang tidak dapat disangkal, yakni dari dalam keluarga kita berasal, hidup dan bertumbuh sampai saat ini. Jadilah orang baik agar anak cucu tetap merasa bangga terhadapmu sebagai keluarga mereka.”
Dalam Injil, dikisahkan tentang silsilah Yesus yang tidak selamanya orang suci, tapi kebaikan selalu jadi mata rantai antar generasi dalam keluarga: ”Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus” (ayat 17).
Pesan Tuhan untukmu:
- Syukurilah, karena keluargamu, yang darimu itu berasal, hidup dan bertumbuh sebagai manusia;
- Jangan pernah merasa malu atas apa pun yang telah dilakukan oleh keluargamu, tapi sebaliknya perbaiki dan harumkan nama keluarga, karena kata dan tindakanmu;
- Berjuanglah agar Anda jadi kebanggaan bagi anak cucu di masa yang akan datang.
Ingatlah, bahwa harta yang paling berharga adalah keluarga. Jaga tali kekeluargaan itu agar tidak putus, karena ego yang berlebihan dari sesama anggota keluarga.
Monsignor RD Inno Ngutra

