“Aku hendak memuji nama-Mu selama-lamanya, ya Rajaku dan Allahku!”
Allah berbicara kepada kami dengan kata-kata yang lembut, tapi penuh kuasa: “Akulah Tuhan, Allahmu, yang memegang tangan kananmu dan berkata: Jangan takut, Akulah yang menolong engkau” (Yes 41: 13).
Dalam janji ini Allah menyingkapkan hati seorang Bapa yang tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya. Allah yang mendekat, ketika kami lemah atau terlupakan. Ia mengingatkan kami, bahwa pertolongan-Nya tidak jauh, melainkan sedekat tangan-Nya yang menggenggam tangan kami.
Pemazmur juga menyanyikan nada yang sama: “Tuhan itu setia dalam segala firman-Nya dan penuh kasih dalam segala karya-Nya” (Mazm 145: 13).
Pemazmur mengajak kami untuk mempercayai Allah sepenuhnya, bahkan ketika tanah hidup kami terasa kering dan tandus. Sebab Ia yang dapat membuat padang gurun berbunga, yang membuat orang kecil bersukacita, dan hati yang takut jadi kuat kembali. Hanya Allah yang mampu mengubah kelemahan kami jadi mata air pengharapan.
Yesus berbicara tentang Yohanes Pembaptis yang terbesar di antara mereka yang dilahirkan dari perempuan, tapi tetap menantikan kepenuhan Kerajaan Surga. Keagungan Yohanes terletak pada kerendahan hatinya: ia tahu, bahwa perutusannya hanyalah untuk menunjukkan jalan kepada Kristus, bukan kepada dirinya sendiri. Ia teguh di tengah tantangan, berani mewartakan kebenaran, tapi selalu mengarahkan perhatian semua itu kepada Dia yang lebih besar darinya.
Seperti Yohanes, kami dipanggil untuk mempersiapkan jalan bagi Yesus. Bukan dengan amarah atau kekerasan, melainkan dengan kekuatan kasih dan kuasa kerahiman. Sebab Kerajaan Surga tidak dibangun dengan kekerasan, melainkan oleh mereka yang berani mengasihi di dunia yang dikeraskan oleh kesombongan ini.
Ya, Bapa, jadikanlah kami orang-orang yang mendengar dan melakukan Sabda-Mu. Meneguhkan yang terjatuh, menghibur yang letih, dan meluruskan jalan menuju PutraMu. Semoga perkataan kami mencerminkan kesetiaan-Mu, dan tindakan kami mewartakan, bahwa Tuhan sungguh dekat. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

