“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di Surga” (Mat 7: 21).
Sabda Tuhan mengajak kita untuk sejenak merefleksikan karya pelayanan yang kita lakukan. Mungkin kita adalah seorang yang aktif di Gereja, baik di paroki maupun kelompok kategorial, atau kita sering melakukan pelayanan retret, rekoleksi, mendoakan orang, dsb. Namun, apakah kita sungguh mengenal Tuhan yang dilayani? Jangan sampai kita sering berkata tentang Tuhan, tapi kita tidak mengenal Dia dan tidak pernah berjumpa secara pribadi dengan Dia. Jika kita tidak sungguh mengenal Tuhan, maka kita akan sulit untuk menemukan dan melakukan kehendak-Nya. Bagaimana cara mengenal Tuhan?
Cara paling sederhana untuk mengenal Tuhan adalah menjalin relasi dalam doa, dan mengenal kehendak-Nya melalui pembacaan Kitab Suci. Jika kita sungguh mengenal Dia, maka seluruh yang kita lakukan, termasuk setiap pelayanan kita adalah sesuai dan menurut kehendak-Nya. Sehingga dalam segala sesuatu itu bukan kehendak diri kita yang pertama dan utama, melainkan kehendak Tuhan yang utama, sehingga di akhir hidup kita nanti, Tuhan menyambut kita di gerbang Surga dan mempersilahkan kita untuk masuk ke dalamnya.
Sr. Rosalind, P. Karm
Kamis, 04 Desember 2025
Yes 26: 1-6 Mzm 118: 1.8-9.19-21.25-27; Mat 7: 21.24-27
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

