1.
Setiap orang adalah penulis sejarah
Fakta ditulis dengan jejak telapak dan rambut kepala
Pengalaman ditulis dengan wajah dan jemari tangan
Kebenaran ditulis dengan rasa dan nurani jiwa
Setiap pribadi adalah pemilik sejarah
meski tidak menghasilkan buku dan literasi
Namun…
ada juga sejarah keluarga dan suku
ada sejarah adat budaya dan agama
ada sejarah kerajaan dan bangsa
Ada sejarah negara dan dunia
2.
Ketika ada budaya membaca menulis
sejarah sudah berubah wajah dan makna
Sejarah ditulis oleh mereka yang bersekolah
Sejarah ditentukan oleh para penguasa
Sejarah dikendalikan oleh pemilik modal
Sejarah diabdikan pada kepentingan
karena kata dan angka bisa diatur
karena narasi bisa dibayar
karena kebenaran bisa diklaim
Dan para pemilik sejati sejarah
bisa dibungkam atau dibunuh
Apalagi dalam jejak langkah politik dan bisnis
dari tingkat lokal sampai internasional
3.
Zaman terus maju berubah
Sarana ilmu teknologi digital
membuka sekat ruang informasi
Banyak yang dahulu tabu rahasia
kini disingkap dan bisa diketahui publik
Mereka yang dibungkam ternyata menyimpan arsip
pada ingatan anak cucu serta sahabat karib
Fakta pengalaman justru ditulis dan dipublikasi
Kisah cerita testimoni kembali disuarakan
Generasi ditawarkan mengetahui dan menilai
Manakah fakta kebenaran sejarah
dan yang mana sejarah kecurangan demi kepentingan pribadi atau kelompok?
4.
Untuk memiliki kebenaran sejarah
Ada tokoh yang pernah berpesan
“Bacalah sejarah di antara kalimat yang tertulis
artinya tulisan sejarah memang terbatas
Pikirkanlah jutaan fakta yang tidak dikatakan
Camkanlah ribuan kebenaran yang dihilangkan
Tanyakan kepada dirimu sendiri
Siapa penulis buku sejarah itu
Untuk kepentingan apa dan siapa sejarah itu ditulis
Kapan dan di mana sejarah itu ditulis
Mengapa buku sejarah itu ditulis demikian”
5.
Terdengar sejarah bangsa dan NKRI sekarang sedang ditulis kembali
dengan alasan dan kepentingan pihak yang berwenang
Di sekolah ada banyak buku sejarah
sesuai pilihan pengajar, sang menulis dan ketentuan kurikulum
Banyak sejarah yang diwariskan secara lisan dalam tradisi adat budaya Nusantara
Di sosial media pun tersebar banyak informasi sejarah
Ada sejarah suku adat budaya serta kepemilikan harta benda dan tanah
Ada sejarah kerajaan dan para kolonial
Ada sejarah bangsa dan NKRI
Ada sejarah hukum, ekonomi dan politik dunia
Bahkan ada sejarah organisasi agama dan buku sucinya masing-masing
Semua kembali kepada setiap pribadi
Bagaimana kemampuan membaca dan memahami
Serta pilihan cara menemukan kebenaran obyektif sejarah

