1.
Kawanan pipit merenda helai cahaya pagi
Butir embun dan hujan semalam masih manja memeluk hijau rerumputan dan daun pohon
Para petani kampung mengayun semangat membawa mimpi
Sawah ladang hendak ditanami rindu damba
karena musim hujan sudah tiba
Kehidupan mengikuti irama musik alam semesta
Bukan berdasarkan teori dan debat kusir di sosmed
Apalagi dengan pertandingan saling mengalahkan dan menghakimi
atas dasar selera dan gengsi
2.
Para petani sahaja di kampung tradisi
menabur rindu damba di sawah ladang
mimpi dan doa jadi enegi dan pupuk
karena teknologinya adalah kerja dan kepasrahan
Burung-burung tidak menabur dan bertani
tetapi selalu memanen kemurahan semesta
Padang savana dan hutan belukar tak pernah bayar pajak pada musim dan cahaya surya
Margasatwa tetap harmoni dalam ekosistem hukum alam lingkungan
Banyak insan lapar damai dan dahaga keadilan
3.
Di hamparan hijau rerumputan
kawanan sapi dan kerbau rayakan santapan pagi
asyik memanen hijau rerumputan segar tanpa bayar
Sekelompok burung jalak pergi datang di punggung sapi dan kerbau
mengambil kutu sebagai asupan bergizi
Ada relasi saling menguntungkan
Sementara di kampung dan kota
generasi tua galau diterpa pesona digital
Generasi milenial lebih taat pada gadget
dan ikuti arah petuah sosmed
Termasuk aneka hoaks dan parade kebutralan
sebagai ekspresi gaul dan gengsi zaman
4.
Dinamika irama senandung harmoni terus mengalun
Ada harmoni sesuai hukum alam
yang berjalan tak pernah kompromi
bagi segenap ciptaan di semesta
Ada harmoni kreasi nalar insani
yang secara sahaja mengikuti tradisi adat budaya
Ada harmoni kaum terpelajar
yang mengandalkan kecanggihan logika nalar hasil sekolah
Ada harmoni para politisi dan penguasa
yang selaraskan segalanya dengan kata kewenangan dan angka kekayaan
Ada lagi harmoni iptek digital
yang dikendalikan para teknisi dan pemilik modal
sesuai sistem data dan energi inovasi algoritma
Manusia sebenarnya tahu hakikat sejatinya
hanya sebagai bagian kecil alam semesta
Namun sepertinya lebih percaya diri dengan kuasa kreasi nalarnya
untuk melawan hukum alam semesta
dengan kecanggihan sarana iptek digital

