Yesus mengajarkan kepada kita sikap penting yang mesti dihidupi oleh orang beriman, yaitu bersikap sebagai hamba Allah. Salah satu sikap positif dari seorang hamba yang bisa kita teladani adalah ketaatan kepada majikan atau tuan yang diikuti.
Semangat mengabdi kepada Allah akan membantu kita untuk senantiasa menyadari, betapa kecil diri ini di hadapan-Nya. Kita berasal dari Allah dan hanya kepada Dialah kita kembali. Selain itu, sebagai hamba, kita dipelihara dan diberi hidup oleh Allah.
Sikap positif lain dari seorang hamba adalah semangatnya dalam melayani hingga seluruh keperluan tuannya tercukupi. Hamba itu tidak memikirkan dirinya sendiri, tapi menempatkan tuannya di atas segala-galanya.
“Bagaimana kita menghayati pengabdian sebagai hamba?”
Bekerja dan mengabdi tanpa memikirkan apresiasi, tabah menghadapi kerasnya perjuangan hidup, tekun, setia dalam menjalankan segala tugas dan pekerjaan. Pada akhirnya kita pun bisa berkata, “Kami hamba-hamba yang tidak berguna. Kami hanya melakukan apa yang harus kami lakukan.”
“Ya, Tuhan, ajarilah dan mampukanlah kami melakukan setiap tugas dan karya kami dengan baik sebagaimana yang dilakukan oleh para hamba kepada tuan-tuan mereka. Amin.”
Ziarah Batin

