“Sebab, jika tidak menaruh harapan, bahwa orang-orang yang gugur itu akan bangkit, niscaya percuma dan hampalah mendoakan orang-orang mati” (2 Mak 12: 44).
Bacaan hari ini mengingatkan saya akan pengalaman pastoral diakonat saya. Di sebuah stasi, setelah selesai memimpin Ibadat Sabda pemakaman seorang muda, saya didatangi oleh Ayah kandungnya. Bapak itu berkata, “kita tidak perlu terlalu sedih, toh dia sudah kita doakan. Pasti dia sudah bahagia bersama Bapa di Surga.”
Dalam benak saya, seharusnya saya yang memberikan kekuatan dan penghiburan kepada Bapak itu. Tapi, setelah saya renungkan, ucapan Bapak itu lahir dari iman yang besar akan kebangkitan orang mati. Bahwa doa-doa yang kita panjatkan bagi orang yang telah meninggal itu tidak sia-sia.
Santo Paulus juga menekankan, bahwa semua orang yang percaya kepada Yesus akan dibangkitkan. Yesus mengatakan, “Setiap orang yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya akan memperoleh hidup kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman” (Yoh 6: 40).
Mari kita terus mempersembahkan doa dan kurban-kurban kecil bagi jiwa-jiwa yang sudah meninggal dunia.
Rm. Eusebius, CSE
Minggu, 02 Nopember 2025
Pengenangan Arwah Semua Orang Beriman
2 Mak 12:43-46 Mzm 143: 1-2,5-8,10 1 Kor 15: 20-24a.25-28 Yoh 6: 37-40
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

