“Kasih lebih kuat dari maut — inilah janji Kristus. Tak seorang pun yang datang kepada-Nya akan ditolak, karena kerahiman selalu punya kata terakhir.”
Hari ini kami mengenang arwah semua orang beriman. Mereka yang kami kasihi, dan yang mungkin telah terlupakan. Kami percaya, dalam kerahiman Allah yang lembut, tidak ada satu pun yang benar-benar hilang.
Sabda Allah menegaskan, bahwa “Jiwa orang benar ada di tangan-Nya, dan siksaan tidak akan menimpa mereka.” Meskipun mereka seakan-akan melewati api, Ia memurnikan mereka bagaikan emas, mengubah setiap luka jadi damai, setiap kehilangan jadi terang.
Dalam Yesus, Putra-Nya, Ia memberi kami janji terindah:
“Aku tidak akan menolak siapa pun yang datang kepada-Ku.”
Sungguh penghiburan yang dalam, ya, Bapa. Engkau yang menarik setiap jiwa menuju Yesus. Bukan karena kami pantas, melainkan karena kasih-Mu tidak pernah menyerah untuk mengasihi.
Kami menemukan penghiburan dalam suara Sang Gembala:
Engkau menuntun kami melewati lembah kelam maut. Engkau menyegarkan jiwa yang letih. Engkau mengurapi kami dengan minyak sukacita, dan menyiapkan bagi kami meja abadi: Ekaristi, Surga yang sudah mulai kami nikmati di bumi ini.
Bapa, adalah kehendak-Mu agar tidak seorang pun binasa, melainkan semua yang melihat dan percaya kepada Putra-Mu akan dibangkitkan pada hari terakhir.
Inilah pengharapan kami, bukan karena jasa kami, melainkan karena kerahiman yang mengalir dari Hati Yesus yang tertikam.
Hari ini, kami membawa kepada-Mu semua arwah orang beriman.
Mereka yang masih dimurnikan oleh kasih-Mu, dan mereka yang telah bersukacita dalam terang kemuliaan-Mu. Biarlah kerahiman-Mu menyempurnakan yang kami doakan, dan membawa setiap jiwa kembali dan bersatu dengan-Mu.
Sambil mendoakan mereka, Tuhan,
sucikan juga hati kami agar saat tiba waktunya, dalam kerahiman-Mu dan bersama doa Maria, kami dapat melangkah tanpa takut melalui lembah yang sama, karena kami tahu, Engkau dapat diandalkan, dan Engkau menunggu di seberang sana, dengan tangan terbuka dan hati penuh kasih.
Tuhan Yesus, Juru Selamat dunia,
kepada-Mu kami menaruh seluruh harapan kami, dan mempercayakan semua orang yang telah Engkau panggil. Satukan kami kembali dalam rumah-Mu yang kekal, tempat kasih tiada akhir. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

