“Hidup dalam Kristus berarti membiarkan Roh-Nya bernafas dalam diri kita: menyucikan hati, memperbarui budi, dan berbuahkan kasih.”
Yesus menanggapi berita tentang musibah dengan sabda yang menembus hati: “Jika kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa seperti mereka.” Ia mengajak kami tidak hanya menyesal, tapi berbalik setiap hari kepada-Mu untuk hidup dalam pertobatan yang terus diperbarui oleh kasih dan rahmat Allah.
Lewat Rasul Paulus, Allah meneguhkan kami, bahwa tidak ada penghukuman bagi mereka yang hidup dalam Kristus Yesus.
Roh-Nya membebaskan kami dari hukum dosa dan maut, serta menanamkan kehidupan baru,
agar kami tidak lagi mengikuti keinginan daging, tapi berjalan dalam tuntunan Roh yang tinggal di dalam kami.
Betapa sabarnya Allah terhadap umat-Nya! Seperti pemilik kebun anggur, Allah mencari buah,bukan hasil yang fana, melainkan buah kasih, iman, dan belas kasih yang sejati. Allah tidak cepat menghukum, tapi memberi waktu, kesempatan, dan rahmat.
Sedang Yesus, Sang Tukang Kebun Ilahi, menggemburkan tanah hati kami, menyiraminya dengan sabda, dan memperkaya dengan karunia Roh Kudus.
Ya, Allah, jangan biarkan masa rahmat ini berlalu sia-sia. Sucikanlah kami, seperti seruan Pemazmur: biarlah kami naik ke gunung-Mu yang kudus dengan tangan yang bersih dan hati yang murni. Penuhilah kami dengan Roh Kristus yang mengubah keinginan kami jadi kehendak-Mu agar hidup kami menghasilkan buah yang berkenan kepada-Mu: buah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kebaikan, kemurahan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.
Terima kasih Bapa atas belas kasih-Mu yang menunggu, kesabaran-Mu yang memulihkan,
dan atas Yesus yang jadi pengantara kami selamanya.
Kami mengundang Putra-Mu kembali untuk memerintah di hati ini. Semoga Roh-Nya terus menggarap hidup kami hingga berbuah kasih yang kekal.
“Darah dan Air yang memancar dari Hati Yesus sebagai sumber belas kasih bagi kami.
Engkaulah Andalanku. Amin.”
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

