“Orang yang mengasihi Allah akan mewartakan kerahiman-Nya. Hidupnya untuk jadi saksi nyata atas kebaikan-Nya.”
Gereja bersukacita mengenangkan Santo Lukas, Penginjil Tuhan yang terkasih dan tabib jiwa-jiwa; satu-satunya penulis non-Yahudi dalam Perjanjian Baru, dan sahabat setia Santo Paulus. Melalui dirinya, Tuhan menghadiahkan kepada kami Injil kerahiman dan kisah detak pertama Gereja-Nya sebagai tanda, bahwa kasih penyelamatan-Nya melampaui segala batas dan bangsa.
“Siapakah aku, Tuhan, sehingga Engkau mempercayakan rahmat sebesar ini kepadaku?”
St Lukas mengingatkan kami, bahwa panggilan-Nya murni anugerah: bukan karena siapa kami, melainkan karena siapa Ia: Allah yang belas kasih-Nya menembus segala tembok dan sekat manusia.
Bapa, kami telah menerima kerahiman yang sama, anugerah yang tak pantas kami miliki. Engkau memanggil kami, orang-orang biasa, untuk jadi saksi hidup kebaikan-Mu agar banyak orang melihat dan percaya. Seperti kidung Mazmur berbunyi:
“Segala karya-Mu bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan; para Kudus-Mu pun memuji Engkau.”
Semoga perkataan dan perbuatan kami jadi bagian dari pujian itu, agar semakin banyak hati terpikat oleh kasih-Mu.
Seperti Lukas, kami Engkau utus: terkadang ke tempat-tempat di mana iman seakan padam, atau hati-hati yang terluka dan letih lesu. Namun di sanalah Engkau memanggil kami untuk membawa damai, menyembuhkan lewat kebaikan, dan mewartakan, bahwa Kerajaan-Mu sudah dekat.
Bila kami merasa kecil atau tidak layak, bisikkanlah seperti kepada Paulus: “Tuhan berdiri di sisiku dan memberi aku kekuatan.”
Tuhan Yesus ajar kami untuk tidak bersandar pada kemampuan sendiri, tapi pada penyelenggaraan-Mu; bukan pada kefasihan kami, melainkan pada Roh-Mu yang bekerja melalui kami.
Semoga setiap perjumpaan jadi ruang di mana kerahiman-Mu tampak nyata: dalam kata penghiburan, telinga yang mendengar, dan tindakan kasih yang tulus.
Semoga Santo Lukas berdoa bagi kami agar hidup kami jadi Injil kerahiman, yang ditulis bukan dengan tinta, tapi dengan perbuatan kasih.
Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

