1.
Teringat ramalan seorang tokoh leluhur
yang dibagikan dalam cerita lisan
Bahwa nanti ada zaman terbolak-balik
Perempuan ingin jadi lelaki
dan lelaki jadi seperti perempuan
itu terlihat dari cara berbicara dan berperilaku
dari cara berpakaian dan penampilan diri
Para orangtua seperti anak remaja dan balita
Anak remaja dan balita seperti orangtua
Ada banyak yang tertawa sendiri
dan lebih mencintai sepotong besi
Ada besi besar yang terbang di angkasa raya
mampu membawa manusia dan barang
berpindah lintas tempat, pulau dan benua
Itulah zaman mangga berbuah kelapa
mungkin semuanya tak seperti maunya alam lagi
2.
Puluhan tahun lalu terjadi
belum ada aneka model dan tempat kecantikan
Ratusan tahun dahulu
berbagai sarana serba terbatas
karena modernisasi baru dimulai
dan banyak yang hidup secara tradisional
Tetapi zaman terus berganti
sekarang sudah di zaman digital milenial
Berbagai sarana canggih tercipta
kemudahan disediakan bagi semua kebutuhan manusia
baik untuk penuhi selera diri pribadi
maupun dalam mengelola dan mengeksploitasi alam
Bahkan hampir semua kebutuhan
bisa dilayani secara digital
termasuk kecantikan wajah dan penampilan
maka menjamur tawaran sarana kecantikan
3.
Selain informasi perawatan kesehatan
sangat banyak tawaran sarana kecantikan
Entah untuk seluruh badan kita
Entah hanya untuk model keindahan rambut
Entah khusus kecantikan wajah
Entah hanya untuk keindahan mata
Entah untuk bibir dan gigi
Entah untuk menghilangkan kerutan dan mencegah penuaan
Entah untuk operasi plastik mengubah hidung dan dagu
Semua ditawarkan dengan promosi yang aduhai
bahkan banyak jaminan dan diskon
Maka selera mengejar untuk dipuaskan
bahkan segala cara harus diusahakan
Tak peduli di kota atau di kampung
Tak kenal yang kaya atau miskin
Tak terbatas umur, jabatan dan jenis kelamin
Soal penampilan dan kecantikan diri
bisa membutakan akal pikiran waras
karena gengsi dan selera dirampok promosi
Kreasi digital millenial sungguh menggoda
4.
Kreasi memang kekhasan kerja pikiran
Imajinasi pun kreasi pikiran manusia
Namun
dalam kreasi dan imajinasi kita
ada beberapa hal yang ikut berperan
Untuk apakah kreasi dan imajinasi itu
Apakah untuk memenuhi kebutuhan pokok raga
Apakah hanya demi selera dan gengsi
Apakah realistis dan memberi manfaat bagi totalitas pribadi
Seberapa nilai bagi harkat martabat diri
Apakah kreasi dan imajinasi itu baik, benar, bermanfaat dan menyelamatkan hakikat kehidupan pribadi dan sesama
Kreasiku itu mau jadi apa
Imajinasiku apakah menjawab aku ini siapakah?

