“Mereka menghendaki suatu tanda, tapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda, selain tanda Nabi Yunus” (Luk 11: 29b).
Yesus mencela orang banyak yang datang kepada-Nya, karena ketidakpercayaan akan pewartaan-Nya. Walaupun sudah melihat banyak mukjizat dan penyembuhan yang dilakukan Yesus, mereka tetap meminta peneguhan dari Yesus. Mereka meragukan kemesiasan Yesus.
Dalam kehidupan sehari-hari, mungkin kita juga sering meminta tanda dari Tuhan. Ketika Tuhan belum mengabulkan doa kita, hati ini sedih, kecewa, atau marah dengan Tuhan. Bahkan ada yang tidak mau berdoa dan meninggalkan imannya dengan percaya kepada dukun, dan lain-lain.
Tuhan telah menunjukkan kasih dan kesetian-Nya dengan menerima kita, mengampuni dosa dan menawarkan keselamatan hidup kita. Allah telah merelakan diri-Nya untuk wafat di salib demi menyelamatkan kita. Yang diminta dari kita hanyalah percaya dan bersandar kepada Tuhan dalam iman, harapan, dan kasih.
“Ya, Tuhan, bantulah kami untuk selalu percaya kepada-Mu.”
Sr. M. Francella, P. Karm
Senin, 13 Oktober 2025
Rm 1: 1-7 Mzm 98: 1-4 Luk 11: 29-32
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

