Ketidak-percayaan itu memang ‘membelenggu’ kita: cara berpikir, merasa, berelasi, berdoa, dan cara beriman kita.
Orang yang tidak mudah percaya itu susah untuk ‘move on’.
Kadang butuh tanda yang sungguh ajaib: datang dari yang di ‘atas’, Maha Kuasa, Maha Tahu…” (Silahkan baca untuk melengkapi Mazmur 139).
Juga ada orang yang tidak percaya itu sampai di titik akhir, pengunjung hidupnya. Wah, ini sih sudah terlambat …
Itulah sebabnya, penting bagi kita sebagai teman, sahabat, dan Gembala itu untuk mengingatkan terus-menerus, bahwa membangun kepercayaan itu sangat penting dan intens.
‘Move on’, yuk! Supaya bisa berelasi lagi dengan Tuhan dan sesama yang enak-damai dirasa dan tidak bingung-curiga di pikiran, sembari mengungkapkan, “Tuhan, tunjukkan jalan hidupku.”
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

