“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Luk 10: 27b).
Kasih sejati tidak dimulai dari orang lain, tapi dari cara kita memandang dan menerima diri sendiri. Bagaimana mungkin kita dapat mengasihi sesama, jika hati kita penuh dengan luka, penolakan atau kebencian terhadap diri sendiri?
Tuhan mengasihi kita dengan kasih yang lembut dan sabar. Maka, belajarlah menerima diri sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangan. Saat hati mulai sembuh, kasih itu akan mengalir secara alami kepada orang lain; bukan sebagai beban, melainkan sebagai pancaran dari kasih Tuhan yang hidup dan hadir dalam diri sendiri. Kasih itu bukan sekadar perasaan, melainkan tindakan yang lahir dari hati yang mengenal siapa dirinya di hadapan Tuhan.
Mulailah hari ini dengan mengasihi dirimu sebagaimana Tuhan mengasihimu.
Sr. Victoria Marie, P. Karm
Senin, 06 Oktober 2025
Yun 1: 1-17; 2: 10 MT Yun 2: 2-5.8 Luk 10: 25-37
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

