“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya, jika kamu tidak bertobat dan jadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga” (Mat 18: 3).
Jadi anak kecil itu tidak sama dengan kekanak-kanakan. Kedua sikap ini sangat berbeda dan bahkan berkebalikan satu dengan yang lain.
Santa Theresia dari Lisieux, yang kita rayakan pestanya hari ini, telah berjuang untuk berubah dari kekanak-kanakan jadi seorang anak kecil. Dalam autobiografinya, ia menceritakan, bahwa waktu kecil ia adalah anak yang keras kepala dan sangat kekanak-kanakan, tapi rahmat Tuhan mengubah dia jadi seorang anak kecil yang pada akhirnya membawa dia kepada tingkat kekudusan yang tinggi.
“Bagaimana jadi seorang anak kecil itu?”
Rasul Paulus memberikan sebuah jalan yang benar untuk jadi seorang anak kecil, yakni jalan kasih: kesabaran, kemurahan hati, kelemah-lembutan, ketulusan, dan seterusnya (1Kor 13:47).
Jalan ini pula yang dihayati oleh Santa Theresia dari Lisieux; jalan cinta kasih yang tidak akan pernah berkesudahan. Meskipun ia banyak menderita karenanya, ia tahu hanya cinta kasihlah yang dapat memenangkan segalanya.
Sr. M. Valentina, P. Karm
Rabu, 01 Oktober 2025
Yes 66: 10-14 atau 1 Kor 12: 31-13:13 Mzm 131: 1-3 Mat 18: 1-5
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

