“Ia telah mengangkat kita dari pembuangan, supaya kita mewartakan Kerajaan-Nya.”
Kami mengucap syukur dengan rendah hati. Meski kami terikat dalam pembuangan akibat dosa, tapi Allah tetap berbelas kasih dan memberi kami hidup baru. Allah tidak meninggalkan kami, melainkan memberi rahmat, tempat berpijak di rumah-Nya yang kudus, dan cahaya untuk menuntun langkah kami kembali kepada-Nya.
Bersama Tobit kami memuji:
“Terpujilah Allah yang hidup selama-lamanya, sebab Ia telah menunjukkan belas kasih-Nya dan mengumpulkan anak-anak-Nya kembali.”
Dari segala bangsa Allah memanggil kami pulang, supaya kami bersukacita di hadapan-Nya dan memuliakan nama-Nya dengan satu hati.
Tuhan Yesus, Engkau mengutus kami, seperti para Rasul untuk mewartakan dekatnya Kerajaan Allah dan menyembuhkan yang terluka. Engkau mengajar kami untuk berjalan ringan, tidak terbebani oleh harta atau kekhawatiran, sehingga satu-satunya harta kami adalah Engkau. Ajarlah kami menanggalkan debu permusuhan dan sakit hati agar Kabar Gembira tidak terhalang oleh apa pun.
Ya, Roh Kudus, jadikanlah kami saksi hidup akan belas kasih Bapa. Kuatkan kami dalam kelemahan, dan beri sukacita meski ditolak. Semoga setiap tindakan kasih dan kata penghiburan mendekatkan dunia ini kepada hati-Mu.
Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

