Ketika kita berjuang sendirian. Ternyata dalam kesendirian itu kita bisa dan mampu belajar untuk jadi pribadi yang mandiri.
Ketika tidak diperhatikan itu jangan membuat kita berkecil hati. Sebaliknya, kita harus jadi pribadi yang tangguh dan tahan uji.
Ketika kita tidak dipedulikan. Justru di saat seperti ini, kita bisa memahami, bahwa hidup itu keras.
Ketika kita seolah-olah dilupakan. Justru pada situasi ini, kita bisa mendoakan mereka yang melupakan.
Mengeluh itu jadi beban pikirkan, sehingga hidup ini jadi berat. Lebih baik kita semangat untuk berbagi dengan yang bisa dilakukan dan dikerjakan demi sesama. Dengan terus-menerus berbuat baik bersama-sama mereka yang tetap mencintai dan mengasihi.
Rm. Petrus Santoso SCJ

