Simply da Flores
1.
Bunga Mawar berkata:
“Wahai kalian lilin kecil
pijar cahayamu memang terang
tetapi tak mampu mengusir malam
Apalagi jika hanya seribu
tak mungkin terangi seluruh NKRI
Ingat…, wahai lilin
kalian bercahaya karena api
Maka bisa juga membakar dan menghanguskan
Janganlah kalian berbohong”
2.
Lilin-lilin kecil menjawab:
“Hai kalian bunga Mawar putih
indah warnamu harum aromamu
Mempesona mata menggoda rasa
dimaknai damai oleh manusia
Apakah benar sampai hati sanubarinya
Jangan kalian lupakan durimu
Bisa menusuk keluarkan darah
Bunga kalian pun pasti layu
Janganlah kalian munafik”
3.
Bunga Mawar dan lilin sepakat:
“Sebenarnya kita sama saja
Entah kami lilin kecil yang bernyala
Entah kami kembang Mawar putih
Kita tergantung pada manusia
Ada kata-kata yang dimeteraikan
Ada makna yang disematkan
Ada sosok kita terlihat
Apalagi di zaman digital ini
direkam dan tersebar di jagat maya
Terserah apa kepentingan mereka
Sepertinya mereka semakin bingung dan kehilangan jati diri
Mereka hanya mutlakkan akal dan selera”
4.
Kita lilin dan bunga Mawar
sungguh tahu siapa manusia
“Benar faktanya kesombongan manusia
berusaha lari dari hakikat dirinya
akan adanya fakta keterbatasan dan misteri
Namun …
sering berbeda dalam pikiran
sering dikemas dalam kepentingan
sering tak sama dalam hati sanubarinya
Karena manusia pandai bersandiwara”
5.
Kita catat dan rekam semuanya
“Sering manusia lupa dirinya
karena mempunyai kuasa dan jabatan
Karena memiliki harta kekayaan
Karena menguasai ilmu teknologi
Padahal pasti dijemput sang ajal
Ada fakta kodrati alamiahnya
hukum alam tak bisa dibohongi
Seperti udara untuk nafas hidupnya
Ada batas ruang dan waktunya
manusia tak bisa abadi
meskipun makin mengandalkan data digital”
6.
“Seharusnya mereka mampu sadari
Alam semesta mempunyai Pemilik
tak ada yang bakal mampu melawan-Nya
Semua berasal dari pada-Nya
Segalanya berdinamika dalam kuasa-Nya
Seluruhnya pasti kembali pada-Nya
Entah tak mau tahu segalanya
Bahkan…
menjadikan dirinya Tuan atas semesta
dan Tuhan di antara sesamanya”
Kita hanya lilin dan bunga
dipakai oleh mereka manusia
Entah untuk makna atau sandiwara

