Simply da Flores
1.
Kepulan asap hitam membubung
selimuti wajah tanah air
Tak tahu sosok siapakah yang hitam
Bara api menyala dan membakar
sampah yang mengotori harkat negeri
Entah siapa yang ciptakan sampahnya
Entah siapa pemilik apinya
Dan apakah harus dengan asap dan kobaran api
Inikah kado HUT 80 Proklamasi NKRI?
2.
Dalam asap hitam dan ganasnya bara api menyala
Tak tahu itu wajah siapa di sana
Tak kenal itu tangan siapa menyulut api
Tak pasti itu energi apa yang menggerakkan
Hanya ada tanya menggema
Mengapa begini dan begitu
di antara puing arang dan pekatnya debu
Terkulai deretan kasus penderitaan rakyat
3.
Adakah asap hitam itu demokrasi
Apakah bara api itu demonstrasi
Ataukah itu muara lara derita rakyat
yang bergelora dan menjelma
Ketika dibungkam sumpah janji palsu pejabat publik
Ketika suara amanat kepercayaan diinjak dan diejek wakil rakyat
Ketika kedaulatan rakyat dicaplok kerakusan dan kesombongan penguasa
Ketika para penerima mandat rakyat
justru jadi penjajah sesama saudaranya
lalu berpesta pora di atas penderitaan rakyat?
4.
Asap hitam dan bara api yang menyala
mungkin cara spontan rakyat yang marah
karena suaranya tidak didengar
dan lara deritanya tak ada solusi
Mereka yang lapar dan nganggur
mengubah demonstrasi jadi anarki
lantaran kebutuhan perut tak bisa ditunda
Dan
lapangan kerja semakin sulit
sedangkan harga barang semakin melambung
Bahkan semakin bertambah pajak yang ditagih
Inikah makna Proklamasi dan Republik?
5.
Demonstrasi yang merebak di tanah air
Mahasiswa yang datang membawa suara rakyat
sering susah menemui wakil rakyat
apalagi usul saran dan tuntutannya didengarkan
Mahasiswa dan berbagai lapisan rakyat bersatu
hanya menagih tanggung jawab pejabat publik
agar sungguh menjalankan sumpah jabatannya
Bukan jadi penguasa tamak dan gerombolan koruptor serta kacung oligarki
Laskar ojol spontan bergerak
ketika solider dengan temannya yang jadi korban
sekaligus jadi pembuka pintu nurani
atas nasibnya yang dikuras para pemilik sistem
6.
Banyak fasilitas publik jadi sasaran kemarahan rakyat
Entah dibilang anarkis dan brutal
entah apa saja yang dilabelkan
Namun…
nyata itulah yang mampu dilakukan di hadapan para pejabat tamak dan koruptor busuk
Adakah nanti didengar tuntutan rakyat dan diperbaiki aneka kebobrokan selama ini?
7.
Ada yang bergumam dalam kegamangan
Asap hitam dan kobar nyala api membara
adalah wajah amarah rakyat menggugat
Menuntut keadilan dan kesejahteraan
Meminta segera diakhiri korupsi dan aneka kerakusan pejabat publik
Menuntut tegaknya wibawa hukum di negeri ini
dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Esok hari didambakan pembaruan bijaksana
Ataukah hanya hampa jadinya
“kalah jadi abu dan menang jadi arang?”

