Simply da Flores
1.
Sudah delapan puluh tahun kita merdeka
Hasil perjuangan para pahlawan bangsa
Ada yang dikenal dan diingat jasanya
Namun sangat banyak yang jadi pahlawan tanpa nama
Kita semua rakyat dan pemilik NKRI
Kita warisi negara dan bangsa ini
karena ingin merdeka, adil makmur sejahteta
Apakah prokamasi sudah tidak bermakna lagi
Di manakah kemerdekaan dari penjajah itu
Apa bedanya dengan aklamasi dan deklarasi ataukah kita harus menyepakati kembali sosok NKRI dan tujuan bernegara?
Mengapa sejarah bangsa dan NKRI sedang ditulis ulang
dan berapa banyak rakyat NKRI tahu serta paham makna proklamasi
Deretan tanya ini sudah menggerakan ragam demonstrasi
Arti makna kemerdekaan dan kedaulatan rakyat sudah kobarkan amarah
Saatnya kami rakyat menggugat
segenap pejabat publik yang berkuasa
Apakah merdeka dari penjajah
untuk dijajah oleh bangsa sendiri?
2.
Negara Republik Indonesia
Ini NKRI milik kita segenap rakyat bangsa Indonesia
Mengapa manfaatnya hanya untuk segelintir pejabat rakus dan koruptor tamak?
Aset negara dan kekayaan tanah air
adalah untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia
Res Publika artinya kepentingan kebutuhan publik
Tetapi mengapa rakyat tergusur dari tanah warisan leluhurnya
Mengapa isi sumber daya alam dikuras
sedangkan rakyat diusir, ditindas dan dibunuh?
Sampai kapan ribuan hektar hutan dibabat untuk perkebunan
sedangkan masyarakat pemilik ulayat lara menderita dan mati
Ke mana hasil tambang yang dikeruk dari tanah air
sedangkan angka kemiskinan terus bertambah
Para buruh tak tentu nasibnya
dan lapangan pekerjaan makin sulit bagi rakyat
Dan
korupsi justru membudaya dan dibanggakan para koruptor serta kroninya
Inikah Res Publika untuk kami rakyat Indonesia?
3.
Salus Populi Suprema Lex
keselamatan – kesejahteraan rakyat adalah hukum tertinggi
Sering dibaca dan didengar bergema
apalagi di kalangan politisi dan akademisi
Namun
rakyat mengalami hal yang sebaliknya
Penegakkan hukum untuk keadilan bagi segenap rakyat nyatanya seribu wajah
Yang berkuasa, memiliki relasi dan harta kekayaan bisa membeli hukum
sedangkan yang miskin dan rakyat jelata
getir mengemis keadilan hukum
Anggaran pembangunan dialami sering menguap
Ternyata korupsi makin subur dan hukum tak berdaya menertibkan
Antara pidato dan janji kesejahteraan rakyat
dengan aneka program pembangunan beraneka nasibnya sesuai wilayah NKRI
Mimpi pemerataan dan keadilan sosial
justru seperti ilusi dan kisah horor bagi rakyat
Rakyat mulai bersuara lantang
di zaman digital milenial ini
Karena kebohongan kerakusan dan kejahatan semakin telanjang tak mampu bersembunyi
4.
Vox Populi Vox Dei
Suara rakyat adalah suara Allah
Rakyat bangsa ini kaya akan spiritualitas
dari warisan leluhur dengan adat budaya, kepercayaan dan agama
Para pejabat publik selalu melakukan sumpah jabatan
Berbagai seremoni dan kegiatan publik sering disertai ritual adat dan doa sesuai agama
Namun
suara rakyat yang adalah suara Allah
semakin sering diabaikan
Rintihan dan amanat penderitaan rakyat hanya ditampung oleh para wakil rakyat
Bahkan terkesan bahwa hal spiritual bisa dimanipulasi dan diperdagangkan
Para pejabat publik terbiasa menginjak sumpah jabatannya
Allah semakin jadi tulisan dan ucapan tanpa makna
Untuk bersuara dan mengadu kepada pejabat publik
ternyata sangat tidak mudah bagi rakyat
yang adalah pemilik kedaulatan di negeri ini
Masihkah berarti suara rakyat?

