Simply da Flores
…
1.
Pada mulanya tidak ada kemerdekaan
karena semua ada dan terus terjadi
tidak ada usul saran manusia
tidak ada peran serta satu pribadi kita
Hanya semesta berdinamika berubah
dengan hukum alam dan energi misteri
Termasuk kapan dan dari mana
hadirnya kita manusia
yang merindukan kebebasan berkreasi
Yang ungkapkan kata kemerdekaan
karena ada kehendak bebas
“Merdeka dari apa dan siapa
Merdeka untuk apa dan siapa
Mengapa ada kemerdekaan”
2.
Kemerdekaan itu fakta mimpi utopis
dalam derap waktu dan sekat ruang
Manusia terlahir tanpa meminta dan kompromi
Manusia tergantung mutlak pada alam lingkungan
Manusia tak terlepas dari relasi wajib
dengan sesama
Manusia bisa berkreasi dan berinovasi
menata diri dan membuat keputusan pribadi
Tetapi pada hakikatnya tak bebas
dari relasi mutlak dengan sesama dan alam ini
“Kita tergantung mutlak pada alam lingkungan
Kita terlahir dari orangtua sesama saudara
Kita terlahir untuk mereka semua
Kita hanya bisa hidup dari peran orang lain”
Lalu
Apa itu merdeka dan kemerdekaan?
3.
Puing-puing kemerdekaan tercecer dalam hamparan ruang semesta
tergilas oleh energi roda waktu
di mana manusia melangkah dalam belenggu
Serpihan rindu damba kebebasan
melebur dalam deru debu peradaban
bergelora dalam pikiran dan sanubari
pergi datang silih berganti menghiasi damba mimpi pribadi
Di mana manusia mengalami fakta dan misteri
Fakta dan misteri diri pribadi
Fakta dan misteri sesama saudara
Fakta dan misteri isi alam raya
Fakta Sang Maha Ada dan Sang Maha Misteri
Fakta tanya dan misteri jawaban
Lalu,
apa itu hakikat kemerdekaan bagi manusia
yang nyatanya tidak pernah merdeka?
4.
Ketika kembali pada kata bahasa
semestinya manusia bisa menyadari
keterbatasan kemampuan kreasi bahasa
dalam merangkul fakta pengalaman
dalam menjelaskan hakikat realitas
dalam keterbatasan kemampuan pikiran manusia
dalam fakta ketakterbatasan selera dan harapan pribadi
Kebebasan terlahir sebagai bagian kesadaran akan keterikatan dan keterbatasan
Kemerdekaan adalah rindu damba kreasi dalam keterpaksaan kodrati pribadi
kepada sesama dan alam lingkungan
5.
Kemerdekaan…
Mungkin kesepakatan relasi menjamin hak
dan kesadaran melaksanakan kewajiban
Adalah simpul harmoni dan ruang perjumpaan kerinduan hakiki
Ketika ada kesadaran untuk berada dan menjadi
menjamin hak dan melakukan kewajiban
di situ ada fakta dambaan sejati
Ketika ucapan kemerdekaan oleh mereka yang punya kuasa dan harta
maka bagi yang terbelenggu kemiskinan dan kebodohan
kemerdekaan adalah mimpi buruk dan jeratan rantai utopi emas
Ketika hak milik pribadi dan harkat martabat dicaplok atas nama kemerdekaan
maka sang korban hanya meratap tak berdaya
terkubur serpihan puing mimpi derita
Dan
berdoa mengadu pada semesta
mengharapkan datangnya Sang Ratu Adil
agar hadirkan kemerdekaan dalam fakta pengalaman
Bukan kata-kata hampa dan sandiwara selera

