“Kebesaran sejati di Kerajaan Allah bukan soal naik setinggi-tingginya… tapi merendah sedalam-dalamnya, masuk ke dalam pelukan Gembala yang tidak pernah meninggalkan kita.”
Sabda Tuhan mengingatkan kami, bahwa Dia adalah “Gunung Batu kami, karya-Nya sempurna, dan segala jalan-Nya adil.” Tuhan tidak pernah meninggalkan orang yang dipilih-Nya; Dia berjalan di depan kami, menyertai di sisi, dan menggendong kami, ketika tidak sanggup melangkah. Itulah sebabnya Tuhan memanggil kami untuk jadi seperti anak kecil, cukup kecil untuk diangkat, cukup percaya untuk dibimbing.
Dalam Kerajaan-Nya, kebesaran itu tidak diukur dari tepuk tangan atau prestasi, melainkan dari kerendahan hati. Dia menempatkan seorang anak di tengah para murid dan menyatakan, bahwa yang terbesar adalah mereka yang percaya penuh kepada hati Allah Bapa, seperti Dia sendiri, bahkan sampai ke salib.
Ampunilah kami, ketika haus akan pengakuan, membandingkan diri dengan orang lain, atau menilai berdasarkan penampilan. Ajarlah kami bersukacita, karena jadi milik-Mu, daripada sekadar dikagumi.
Engkau telah berkata: “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu… sebab Tuhan, Allahmu, dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.” Karena itu, tidak ada seorang pun yang terlalu kecil, terlalu hancur, atau terlalu tersesat untuk dikasihi oleh-Mu. Para Malaikat di Surga memandang wajah-Mu dan menjaga bahkan yang terkecil. Gembala itu meninggalkan sembilan puluh sembilan domba untuk mencari yang hilang, dan seluruh Surga bersorak, ketika satu jiwa kembali kepada-Mu.
Bapa, berikanlah kami hati yang menyerupai hati-Mu, hati yang rela mencari yang hilang, mengangkat yang lemah, dan berjalan bersama yang terluka. Jadikanlah kami anak-anak Kerajaan yang sejati: rendah hati, berani, dan yakin sepenuhnya, bahwa Engkaulah warisan kami. Biarlah hidup kami bersaksi kepada dunia, bahwa setiap jiwa berharga, dan di dalam Kristus tidak seorang pun dilupakan. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

