Simply da Flores
1.
Beberapa kesempatan mengunjungi Taman Proklamasi NKRI
terlihat ada yang menggelitik hati
Sosok dua patung Proklamator
dan lembaran teks Proklamasi
dicat berwarna hitam pekat
Mengapa pilihan warnanya demikian
Berapa yang peduli pada fakta itu
Siapa yang bisa membaca tulisan hitam itu
Apakah maknanya bagi setiap pengunjung
Apa artinya untuk seluruh bangsa dan NKRI?
2.
Masih teringat teks Proklamasi itu
yang dihafalkan saat di Sekolah Dasar
Juga diajarkan dengan lagunya
“Proklamasi
Kami bangsa Indonesia
dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia
Hal-hal yang mengenai
pemindahan kekuasaan dan lain-lain
Diselenggarakan dengan cara saksama
dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya
Jakarta, 17 – Agustus -1945
Atas nama bangsa Indonesia
Soekarno – Hatta”
Apakah anak sekolah sekarang diajarkan dan mengetahuinya?
3.
Bulan ini, 17 – 8 – 2025
Bangsa kita merayakan HUT NKRI 80
Teks Proklamasi yang hitam pekat
tidak bisa dibaca generasi muda
Jika matanya tertutup timbunan kasus korupsi
Jika pikirannya dijejali kata kemunafikan dan janji palsu
Jika hidupnya lara merana didera kemiskinan dan kebodohan
Jika sosial media dipenuhi perseteruan politik para pejabat
Jika keluarganya tergusur, pengangguran, sulit lapangan kerja dan tak punya penghasilan
Jika bencana sosial dan terjangan badai zaman menggempur
Kemerdekaan apa yang akan dirayakan?
4.
Banyak teks proklamasi tercipta
di lokasi perkebunan dan proyek tambang
di sawah ladang yang hilang jadi kawasan pabrik dan proyek pemukiman
Di pasar rakyat yang sirna diganti gedung megah perkantoran dan swalayan
Di dusun terpencil dan terluar dan tertinggal
Di kawasan pabrik dan proyek-proyek
“Kami rakyat Indonesia
dengan ini menyatakan resah duka lara kami
Kebodohan dan kemiskinan merenggut nasib hidup kami
Tak tahu ke mana mengadu
Entah sampai kapan sirna berakhir”
5.
Dari pelataran lokasi sejarah istimewa lahirnya NKRI
Cat hitam pada teks Proklamasi dan dua patung Proklamator
Ada pesan yang jelas terpatri di sana
Jasa para pahlawan semakin dilupakan dan ditinggalkan
Taman Proklamasi dan Situs Naskah Proklamasi
sering sepi dan tidak ramai dikunjungi
karena tak ada tumpukan uang untuk dikorupsi
Kemerdekaan yang diproklamasikan semakin dilupakan
karena jabatan, sumber daya alam dan aset bangsa lebih menggiurkan untuk dirampok
Mungkin hitamnya cat teks Proklamasi dan dua patung Proklamator
sebagai tanda berkabung para pahlawan
atas hitamnya nasib rakyat
Serta hitamnya hati nurani dan sanubari jiwa pejabat yang KKN

