Setiap murid Yesus diutus untuk membagikan Kabar Baik. Tidak boleh ada yang menolak atau ogah-ogahan.
“Beritakanlah perbuatan-perbuatan Allah yang ajaib kepada segala bangsa” (Mazmur 96: 3).
Jangkauan pelayanan kita lebih luas. Bahkan, kita melayani tanpa batas. Artinya, di mana pun saat ini kita berada, Kabar Baik itu harus dibagikan.
Yakinlah, bahwa mereka yang menolak Kabar Baik itu sedang berproses. Jika kita tidak bisa mengubahnya, mohonlah agar Roh Kudus bekerja lebih dahsyat lagi. Jangan sampai, rasa malu atau kekerasan hati itu membuat orang tidak mendapatkan keselamatan jiwa.
Saya sendiri sebagai murid Yesus di ‘Tanah Misi’ amat percaya diri saat membagikan Kabar Baik. Alasannya, saya taat mengikuti Yesus, karena “Kerajaan Allah sudah dekat dengan kita.”
Saya hidup dalam kerajaan-Nya dan bekerja untuk mewartakan Kabar Baik. Kita juga tahu, bahwa kerajaan-Nya tidak berkesudahan.
Siapa yang tidak bangga, jika kita mengalami hidup seperti sekarang ini. Taat dan setia kepada Tuhan adalah ungkapan pujian dan syukur yang terindah dalam hidup ini.
Alleluya!
Rm. Petrus Santoso SCJ

