Integritas itu jadi penentu bagi pembentukan diri. Ini dilewati melalui proses dan pendampingan yang intensif. Karena yang telah dicapai itu dilanjutkan dalam cara berpikir, bertindak, dan berkontribusi pada pola kehidupan yang lebih baik.
Kehidupan yang tidak berintegritas itu akan merepotkan banyak orang. Bahkan memberikan pengaruh yang tidak baik bagi generasi yang akan melanjutkannya. Karena hidup yang berintegritas itu adalah warisan yang sangat berharga dan menentukan masa depan.
Dunia tempat kita bersaksi ini amat transparan. Segala hal bisa dilihat dengan mudah dan dinilai dengan gampang. Karena kondisi semacam ini menuntun setiap pribadi untuk semakin matang dalam kehidupan yang berintegritas.
Kehidupan yang bermanfaat bagi yang lain itu dimulai dari kehidupan yang berintegritas. Yang muda, penerus generasi itu harus bisa melihat keteladanan pribadi yang bisa dibanggakan pada kehidupan yang berintegritas itu.
Integritas adalah proses yang panjang, tapi bisa dimulai lewat pendampingan dan teladan hidup. Kesaksian hidup jadi penggerak ke arah yang lebih baik, jika banyak pribadi yang hidup dengan integritas tinggi.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

