“Tetapi berbahagialah matamu, karena melihat; dan telingamu, karena mendengar” (Mat 13: 16).
Ketika murid Yesus bertanya, mengapa Ia berbicara kepada orang banyak itu melalui perumpamaan. Jawaban Yesus sungguh mengejutkan. Yesus seolah-olah sengaja membiarkan orang banyak itu tidak dapat memahami perkataan-Nya. Mengapa demikian? “Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup” (Mat 13: 15).
Sesungguhnya, ketika Yesus menyampaikan perumpamaan, hal ini akan menggugah hati mereka yang terbuka untuk semakin mengetahui pesan yang diwartakan Yesus. Sebaliknya, hal ini juga akan semakin terasa gelap dan membingungkan bagi mereka yang tidak terlalu peduli dengan Yesus dan ajaran-Nya. Dengan demikian, Yesus memberikan kebebasan bagi pendengar-Nya untuk menerima atau pun menolak-Nya, karena Yesus menghargai kehendak bebas mereka.
Yesus mengatakan berbahagia mereka yang sungguh mau terbuka untuk menerima pengajaran Yesus dan mengingatkan mereka akan karunia besar yang mereka terima, yakni: “Sesungguhnya banyak Nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tapi tidak mendengarnya” (Mat 13: 17).
…
Sr. M. Odilia, P. Karm
Kamis 24 Jul 2025
Kel 19: 1-2.9-11.16-20 MT T. Dan 3: 52-54.56; Mat 13: 10-17
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

