“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Mat 11: 28).
Setiap manusia pasti pernah merasakan lelah secara fisik ataupun batin. Ada kalanya ‘lelah fisik’ itu tidak sebanding dengan ‘lelah batin’ yang kemudian dapat menyerang tubuh ini jadi lungkrah. Ketika rasanya beban terlalu berat dan sulit untuk dipikul, apakah kita serta merta menyadari, bahwa Yesus turut menanggung segala beban kita?
Kadang kala, kita berusaha menanggung beban itu seorang diri, tapi ketika hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan, kita jadi kecewa bahkan marah kepada Tuhan.
Coba sejenak kita menyadari, bahwa Tuhan sedang bekerja dalam segala keadaan yang saat ini dialami, dan di tengah kelelahan kita, Tuhan berbicara lembut di dalam batin kita: “Marilah datang kepada-Ku, kamu yang sedang lelah dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu.”
Jika kita menanggungnya seorang diri, kita tidak akan mampu, karena kelemahan kodrati kita. Akan tetapi, Tuhan menghendaki agar kita dapat lebih menyadari, bahwa Ia menantikan kita untuk datang kepada-Nya, sehingga Ia dapat menyatakan kuasa-Nya atas kita, dan kita akan melihat, bahwa Tuhan itu ada dan sungguh baik bagi kita.
Sr. Marleine, P. Karm
Kamis 17 Jul 2025
Kel 3: 13-20 Mzm 105: 1.5.8-9.24-27 Mat 11: 28-30
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

