Mat 11: 20-24
“Kebebalan hati dan pikiran membuat seseorang itu tidak mau berubah, tapi hanya pertobatanlah yang mampu melepaskan jiwa dari hukuman.”
Dalam Injil hari ini, Yesus sedih melihat nasib penduduk kota Khorazim, Betsaida, dan Kapernaum. Meskipun di sana terjadi banyak mujizat, tapi mereka tidak mau bertobat. Maka Ia berkata: “Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat, juga telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung” (ayat 21).
Pelajaran penting bagi kita adalah:
- Penghakiman Ilahi di akhir hidup itu adalah sebuah kepastian;
- Bertobat dan berubah adalah cara terbaik untuk menghindari jiwa dari hukuman;
- Pertobatanmu adalah contoh terbaik bagi orang lain bertobat dan berubah.
Tuhan menginginkan agar engkau selamat, namun pada akhirnya keselamatan itu tergantung pada usahamu sendiri.
Monsignor RD Inno Ngutra

