Mat. 9: 18-26
“Jangan pernah bosan atau berhenti berdoa, karena setiap kali lututmu bertekuk, mulutmu mengucapkan, dan jiwamu berbisik kepada Tuhan Yesus tentang keperluanmu, maka hati-Nya pasti tergerak oleh belas kasihan untuk menolongmu sesuai waktu dan kehendak-Nya.”
1) Ucapkanlah kebutuhanmu kepada Tuhan dalam doamu. Inilah yang dilakukan oleh kepala rumah ibadat seperti dalam Injil hari ini: “Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: “Anakku perempuan baru saja meninggal, tapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup” (ayat 18).
2) Doamu mampu menggerakkan hati Yesus, sehingga melangkah mendekatimu. Buktinya dalam Injil: “Lalu Yesus pun bangun dan mengikuti orang itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya” (ayat 19).
3) Yesus menolongmu sesuai waktu dan kehendak-Nya. Terbukti dalam Injil hari ini: “Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu” (ayat 25).
Kesimpulannya: Jika dulu Yesus telah melakukan mukjizat penyembuhan bagi si wanita yang sakit pendarahan; Jika dulu Ia telah membangkitkan anak dari kepala rumah ibadat, maka Ia juga sangat mampu melakukan mukjizat sesuai kebutuhanmu asalkan engkau tidak bosan memintanya dalam doa-doamu.
Monsignor RD Inno Ngutra

