Pagi ini, saya ingin mengajakmu berefleksi tentang pengalaman iman Santo Thomas.
Hatinya Santo Thomas gelisah dan tidak tenang. Padahal, salah satu pengalaman dasar orang yang beriman adalah hatinya tenang.
Hati kita jadi tenang saat beriman, karena kita telah menemukan “Tuhan kita, Allah kita.”
Setelah Santo Thomas bisa mengatasi kegelisahannya, dia jadi tenang. Jangan lagi ditanya soal imannya. Dia sangat percaya.
Sekarang, refleksi untuk kita …
Apa yang sudah dirimu janjikan dengan Tuhan Yesus? Apa kesepakatan yang sudah dirimu buat? Kesetiaan!
Apa prinsip hidup yang jadi pegangan bagi hidupmu sebagai murid-Nya Tuhan Yesus? Cinta kasih!
Apa yang akan kamu dapatkan di akhir hidupmu sebagai Orang Kristiani? Kehidupan Kekal.
Apa yang kamu rasakan setiap hari, ketika melihat Dia yang tergantung di atas salib? Disembuhkan!
Sahabat, beriman dan jadilah tenang. Tidak usah gelisah, Tuhan Yesus yang bangkit selalu menyertaimu.
Hanya saja, ketika kamu harus bersaksi, bersaksilah dengan gembira dan tenang.
Rm. Petrus Santoso SCJ

