Lelah secara rohani? Sama seperti tubuh, kelelahan rohani bisa juga dialami oleh orang saleh sekalipun.
Kitab Suci mengingatkan agar kita tidak memikul beban pelayanan yang melebihi kemampuan kita (Matius 11: 28). Kelelahan rohani bisa muncul, ketika seseorang terlalu memaksakan diri dalam pelayanan tanpa istirahat yang cukup atau tanpa bersandar pada kekuatan Tuhan.
Sama seperti tubuh membutuhkan makanan dan istirahat, jiwa juga membutuhkan pemeliharaan rohani melalui doa, membaca Firman, dan bersandar pada Tuhan. Jika aspek ini diabaikan, kelelahan rohani itu bisa muncul.
Kitab Suci mengajarkan, bahwa pelayanan yang benar seharusnya disertai dengan sukacita. Jika pelayanan dilakukan hanya karena kewajiban atau paksaan, maka hal itu bisa menyebabkan kelelahan rohani.
Jika memang lelah, tidak baik doping, tapi istirahat. “Datanglah pada-Ku yang letih dan berbeban berat…”
Salam sehat.
Jlitheng

