Ketika Hagar merasa tidak dihargai, malaikat Tuhan datang menjumpainya dan memberinya janji tentang keturunan yang banyak. Kisah Hagar menunjukkan, bahwa dalam situasi sulit sekalipun, kita harus tetap percaya pada janji Allah dan menjalankan kehendak-Nya. Keyakinan dan ketaatan kita kepada-Nya menyanggupkan kita melewati segala rintangan.
Dalam Injil Matius, Yesus menegaskan pentingnya melakukan kehendak Allah. “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! … akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, melainkan orang yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di Surga.” Tidak cukup hanya memiliki pengetahuan tentang Allah, tapi kita juga harus mengamalkan firman-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Tentu saja, pengetahuan teologis dan doa itu amat penting dalam pertumbuhan rohani kita, tapi hal itu harus disertai dengan perilaku yang sesuai ajaran Kristus. Kehidupan yang sejalan dengan iman adalah bukti yang paling kuat, bahwa kita melakukan kehendak Allah.
“Bimbinglah kami, ya Allah, agar iman kami tidak hanya berupa kata-kata, tapi tercermin dalam tindakan sehari-hari kami. Amin.”
Ziarah Batin

