Luk. 1: 57-66. 80
“Betapa damainya dunia ini, bila setiap kehadiran kita di tengah orang lain selalu mendatangkan sukacita dan kegembiraan.”
Kehadiran yang membahagiakan itu nampak dalam peristiwa kelahiran Yohanes Pembaptis, yang dikisahkan dalam Injil pagi ini: “Ketika tetangga-tetangganya dan sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia” (ayat 58).
Karena itu, inilah yang harus kita lakukan:
- Gunakanlah semua yang ada padamu sebagai sumber sukacita dan kegembiraan; kata-kata, perbuatan dan kehadiranmu;
- Bila engkau tidak mampu merangkai kata-kata yang menyenangkan dan tidak mampu melakukan perbuatan yang baik, maka setidak-tidaknya jangan menyusahkan orang lain dengan kehadiranmu;
Akhirnya, semoga ketidakhadiranmu dalam hidup orang lain mendatangkan rindu yang membara, dan kehadiranmu jadi sumber sukacita bagi mereka.
Monsignor RD Inno Ngutra

