Red-Joss.com – Di awal 2023 ini, perjalanan kita diterangi oleh kebajikan seorang Emeritus Paus yang cerdas dan humble, yakni Benedictus XVI. Selamat menempuh hidup baru,
Yang Mulia.
Dalam hal kebajikan, kisah Marta dan Maria yang terkenal itu, menyuguhi tampilan perilaku yang berbeda, tapi tidak dipertentangkan secara dikotomis (hitam dan putih). Perilaku mereka ini menggambarkan dua jenis kebajikan yang berbeda, tapi saling membutuhkan yang disebut “Kebajikan Sosial dan Individual”.
Kita lihat sosok Marta yang lebih tampil dengan nilai “Kebajikan Sosial.”
Kebajikan sosial menunjuk pada perilaku orang-orang yang sangat peduli dengan nilai-nilai yang bersifat sosial. Bersikap santun pada orang lain, suka menolong, sangat ‘concern’ terhadap masalah-masalah lingkungannya, peduli dan menghargai hak sesama.
Mereka juga mampu berpikir berdasarkan perspektif orang lain, dan mampu berempati, artinya mampu merasakan yang dirasakan orang lain, dan sebagainya.
Dengan demikian kebajikan sosial adalah suatu bentuk kebajikan yang tidak hanya ditandai oleh merunduk dan bersujud, beribadat, puasa, berderma, matiraga, dan ziarah, tapi ditandai juga oleh seberapa besar seseorang memiliki kepekaan sosial dan berbuat kebaikan untuk orang-orang di sekitarnya. Sehingga merasa nyaman, damai, dan tentram dalam berinteraksi, bekerjasama dan bergaul dengan sesamanya.
Kalau boleh bertanya, jenis kebajikanmu yang individual
atau sosial?
…
Jlitheng

