“Sejatinya hidup yang terberkati itu untuk memberi dengan murah hati.” -Mas Redjo
Karena kita telah menerima karunia Tuhan secara cuma-cuma agar kita juga membagikannya pada sesama dengan murah hati.
Sederhana, tapi tegas, jelas, dan konsisten itulah sikap hati yang harus diwujudnyatakan. Tanpa sekat, batas, dan tuntas!
Faktanya, berbagi kebaikan dengan ikhlas itu tidak mudah. Kita sering kali memilih-milih, menimbang, dan berhitung untung rugi.
Mewujudkan target demi target agar tujuan hidup ini makin terarah jelas itu tidak sesulit, ketika kita mewujudkan perbuatan baik itu dengan sikap rendah hati, karena mengasihi.
Tidak sekali dua saya mengalami pengalaman pahit getir, ketika aktif di kegiatan sosial. Dicurigai, dihina, diremehkan, dicibir, dan dipandang sebelah mata oleh banyak orang itu hal biasa. Tapi yang membuat saya sabar, tabah, dan kuat adalah saya melakukan hal itu untuk melayani Tuhan. Menghadirkan kasih-Nya.
Saya tidak berkecil hati, karena ikhlas. Saya sadar-sesadarnya, jika meladeni nyinyiran orang itu tidak ada habisnya, bahkan meruntuhkan makna kasih itu, dan sia-sia.
Saya amat bersyukur dan bahagia, karena diperkenankan memanggul salib bersama-Nya menuju puncak Golgota kehidupan.
Selalu memaafkan, mengampuni, dan mendoakan mereka yang bersalah adalah jalan kasih yang diajarkan Tuhan Yesus agar kita menjalani hidup ini ikhlas hati.
Tuhan memberkati.
Mas Redjo

