Simply da Flores
Rindu damba bergelora di samudra tanya
bagaimana kehidupan para jiwa di alam baka
Angin memberi sayap berkelana mengembara
Waktu membuka tirai beranjangsana
mengintip derai air mata para arwah
ketika menghadapi Sang Maha Cahaya
Arwah para orangtua dan kepala suku
tak mampu bicara bersujud berdoa
bagi anak cucu yang berkelana di dunia
Semoga mereka dituntun dan diselamatkan
dari aneka selera kebodohan diri
sehingga melupakan hakikat jati diri pribadi
Arwah para pemangku adat budaya
dan juga para tokoh agama
Ungkapkan perjuangannya memberi tuntunan
bagi segenap pribadi yang dilayani
untuk bermartabat dan tahu bersyukur
Lalu, tersungkur menangis kehabisan kata
Arwah para pejabat publik, politisi, pebisnis dan pemilik senjata
Sujud membeberkan segala perbuatannya
dan tak sanggup selesaikan kata-katanya
Bajir air mata membasahi jiwa
karena sadari semuanya diketahui Sang Maha Cahaya
Arwah para seniman mendapat giliran
Sambil memuji Sang Maha Indah
mereka tampilkan segala karya
namun air mata terus berderai
tak sanggup selesaikan kata-kata
Arwah para ilmuwan, wakil aneka profesi dan para pegawai
maju bersembah dan haturkan hormat
Hanya ucapan terima kasih dan cucuran air mata
sadari Sang Maha Tahu pasti siapa diri mereka
Arwah rakyat jelata, orang miskin serta para korban aneka kejahatan dan perang
Juga laskar bayi korban aborsi
maju membawa jiwa terluka lara nestapa
Mereka hanya bicara dalam banjir air mata tanpa kata-kata
Mereka percaya bahwa segala tanya dan gugatan sudah diketahui Sang Maha Cahaya
Ada juga sebuah kejutan bagiku
Ternyata para setan pun datang menghadap
meminta pensiun dan dibebastugaskan dari dunia manusia
karena ternyata zaman membuatnya hilang pekerjaan
karena manusia semakin canggih mengalahkan profesi setan
Akhirnya segenap malaikat, para arwah dan para setan bersujud diam membisu
Ketika ada suara yang penuh wibawa
Sedemikian mempesona sekaligus berwibawa menggentarkan
Sampaikan maklumat dan amanat Sabda-Nya
“Akulah Allah semesta alam raya
Pikiran-Ku, bukanlah pikiranmu
Rencana-Ku, bukanlah rencanamu
Jalan-Ku, bukanlah jalanmu
Akulah Sang Maha Misteri
Akulah Tanya dari segala tanyamu
Akulah Jawaban dari segala jawabmu
Akulah Sang Maha Tahu dan Maha Kaya
Akulah Sang Maha Kuasa
Akulah Sang Maha Revolusioner
Akulah Sang Maha Cinta abadi
dan Sang Maha Rahim Ilahi
Pengadilan adalah hak-Ku
nasibmu sekalian akan ditentukan sesuai waktu-Ku
Sampaikan apa yang kalian alami
kepada segenap anak cucumu di bumi
untuk membuat keputusan dan pilihan pribadi
Dirinya adalah ciptaan dengan jasmani rohani
diberikan akal budi, hati nurani dan iman”

