Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau” (Yoh 21: 7).
…
Pertanyaan Yesus: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih daripada mereka ini?” Mungkin menusuk hati Petrus. Bagaimana tidak? Dialah yang pernah dengan bangga berkata akan setia sampai mati, namun justru menyangkal Yesus tiga kali. Kini, di tepi danau yang sama tempat ia pertama kali dipanggil jadi penjala manusia, Yesus mengajukan pertanyaan yang membuka luka lamanya, namun di saat yang sama Yesus tidak menuduhnya. Sebaliknya, Dia memulihkannya dengan kasih-Nya. Tiga kali penyangkalan dibalas dengan tiga kesempatan untuk menyatakan kasih. Setiap “Ya Tuhan” yang Petrus ucapkan seperti balutan yang menyembuhkan luka masa lalunya. Setiap pengakuan kasih dibalas dengan kepercayaan baru: Gembalakanlah domba-domba-Ku.”
Inilah cara Tuhan bekerja, Dia tidak menghancurkan yang terluka, tapi memulihkan; tidak membuang yang gagal, tapi memperbaharui; ketika kita jatuh, Dia mengangkat; ketika kita gagal, Dia memberi kesempatan baru. Mungkin hari ini kita merasa seperti Petrus, hancur oleh kegagalan, dihantui penyesalan. Datanglah kepada Yesus. Dengarkan Dia yang bertanya padamu: “Apakah engkau mengasihi Aku?” Jawablah dengan tulus, dan temukan pemulihan dalam kasih-Nya.
…
Fr. Guido, CSE
Jumat, 06 Juni 2025
Kis 25: 13-21 Mzm 103: 1-2.11-12.19-20; Yoh 21: 15-19
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

