“Ketika berhenti dan stop berarti selesai. Kita kalah!” -Mas Redjo
Seberat dan sesulitnya masalah hidup ini, jangan pernah berhenti, putus asa, dan stop. Ingat, kita ini bukan pecundang yang mudah menyerah. Melainkan pejuang sejati, dan kita adalah pemenang kehidupan!
Langkah bijak di saat hidup serasa berat dan sulit adalah menepi untuk berpikir jernih dan bersikap tenang. Kita mohon rahmat Tuhan agar dimampukan mengurai akar masalah itu untuk menemukan solusinya.
Sejatinya hidup ini jadi berat, ketika mengandalkan kekuatan sendiri. Hidup ini jadi ringan dan mudah, karena kita mempunyai iman serta mengandalkan Tuhan.
Selalu menyertakan Tuhan, mohon bimbingan-Nya, dan terang Roh Kudus agar kita mampu melihal hal yang tersembunyi di balik peristiwa itu.
Ketika kita mengedepankan sikap rendah hati dan ikhlas, persoalan dan masalah itu tidak bakal muncul. Karena kita tidak mengedepankan ego. Sehingga tidak mudah korslet, emosi, dan konflik.
Kita mendengar dan melihat tidak menggunakan indrawi, tapi dengan hati. Tanpa berkomentar, mencela, nyinyir, dan konflik. Kita mengalah untuk memahami. Kita menyaring dan memfilter, baik yang didengar dan dilihat itu dengan hati nurani, karena mengasihi.
Kita mengedepankan kasih demi Yesus yang disalib, karena dosa kita telah ditebus dan diselamatkan-Nya.
Sesungguhnya, hidup kita adalah sumber berkat Tuhan. Kita diciptakan secitra dengan-Nya agar kita murah hati.
Mari kita praktekkan sikap kerendahan hati dalam hidup keseharian!
Tuhan memberkati.
Mas Redjo

