Red-Joss.com – “Awalnya adalah terang. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.”
Hidup dalam terang, itulah yang memotivasi saya untuk menapaki masa depan dengan pasti.
Masa lalu itu tidak lebih sekadar kenangan yang harus dilupakan. Pahit manisnya kehidupan yang menempa pribadi saya jadi makin kuat, tegar, dan mandiri.
Sesungguhnya, hidup ini adalah kesempatan untuk bertumbuh jadi baik, makin baik, dan lebih baik lagi.
Semangat untuk terus bertumbuh itulah yang memotivasi saya untuk hidup sukses dan bahagia.
Saya sadar-sesadarnya, bahwa masa depan adalah terang. Agar terang itu bercahaya di depan orang, saya harus berani bersaksi untuk peduli dan berbagi pada sesama.
Sekiranya saya tidak mampu jadi mercusuar sebagai petunjuk arah, saya memilih jadi lilin. Dengan rela berkorban agar hidup ini miliki arti dan bermakna.
Begitu pula, sekiranya saya tidak mampu jadi penerang jalan bagi mereka yang gelap hati dan pikiran, saya sadar diri agar makin rendah hati.
Sesungguhnya, orang yang melihat terang masa depan itu anugerah Allah.
Resepnya sederhana. Ketika kita membuka hati, merenungkan, dan menanggapinya berarti kita hidup dalam terang-Nya untuk sukses dan bahagia.
Sebaliknya bagi orang yang melihat terang dari egonya sendiri bakal kecewa dan hidup dalam gelap derita.
Teruslah bercahaya dalam kegelapan. Karena hidup kita adalah terang-Nya, supaya orang yang melihat perbuatan baik itu memuliakan Allah yang di surga.
…
Mas Redjo

