Jika dipikir-pikir, tidak ada satu pun manusia, juga saya, yang kaya . Kemiskinan itu bisa oleh faktor ekonomi, tapi yang miskin secara ekonomi masih bisa miskin yang lainnya, yakni miskin karena mulutnya, tangan, mata atau hatinya.
Kemiskinan yang berasal dari mulut, tangan, mata, dan hati adalah ungkapan yang menggambarkan kemiskinan yang bersifat internal atau spiritual, bukan hanya kemiskinan ekonomi.
Kemiskinan dari mulut misalnya selalu mengeluh, dari tangan hanya bisa menerima, dari mata hanya melihat kebaikan diri sendiri, dan dari hati tidak bisa melihat orang lain senang.
Kita miskin dalam hal apa…?!
Salam sehat.
Jlitheng

