Luk 1: 39-56
“Marilah kita biasakan mulut kita untuk mengucapkan kata dan salam damai yang menentramkan hati, meneguhkan hidup, dan mengobarkan semangat orang lain di sekitar kita.”
Kita belajar dari dua wanita kudus di dalam Injil hari ini: “Sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan” (ayat 44).
Karena itu:
- Pertimbangkan dengan bijak semua yang Anda hendak ucapkan atau katakan kepada sesamamu;
- Biasakan agar semua kata yang ke luar dari mulut ini hanya kata-kata yang memberkati, menghibur, dan menguatkan;
- Usahakan agar tidak seorang pun tersakiti dengan setiap kata dan kalimat yang terucap dari mulutmu.
Semoga setiap orang yang mendengarkan kata-katamu hari ini merasakan damai dan sukacita.
Monsignor RD Inno Ngutra

