Red-Joss.com – Tiba-tiba di akhir tahun 2022 ini saya merindu dan ingin segera pulang. Mudik? Kangen keluarga dan suasana di kampung?
O, tidak! Belum lama ini saya mudik. Jikapun kangen dengan keluarga, saya dapat ‘video-callan’. Praktis, mudah, dan murah meriah.
Untuk kali ini saya kangen pulang ke jati diri! Karena sekian lama saya merasakan hidup ini amat monoton, hambar, dan kosong melompong.
Saya kaget-sekagetnya merasakan keterasingan yang sungguh asing dengan diri sendiri. Sebenarnya, apa yang cari selama ini?
Saya terperangah, melongo melihat realita itu.
Tiba-tiba saya disadarkan dan mata hati saya dicelekkan untuk melihat fakta yang sebenarnya.
Hubungan saya dengan keluarga yang makin menjauh dan renggang. Gara-garanya adalah sikap ketak-acuhan dan ketak-pedulian saya pada keluarga.
Hidup dalam kesombongan telah menenggelamkan saya untuk mengejar pengakuan kosong.
Saya merasa bangga dan wow dalam pujian yang melenakan hidup ini. Aktivitas di luaran yang teramat banyak membuat saya tanpa sadar meninggalkan dan menjauhi keluarga. Saya lupa tugas, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai suami dan kepala rumah tangga. Bahkan saya bersikap masa bodoh, ketika tugas saya telah diambil alih oleh istri.
Keluarga Itu Prioritas Yang Utama
Tidak hanya itu. Aktivitas yang terlalu padat dan tidak terkontrol itu membuat saya melupakan silaturahmi dengan warga sekitar. Saya melupakan kesehatan, karena sering pulang dini hari dalam keadaan mabuk. Karier juga mandek, karena terlalu cepat berpuas diri.
Tidak hanya itu, kesombongan diri membuat saya juga melupakan Allah yang menganugerahi saya hidup. Saya melupakan Allah di waktu senang, dan ingat pada-Nya di waktu susah.
Seperti saat sekarang ini. Saya disadarkan oleh-Nya, ketika saya tergolek sakit tanpa daya.
Saatnya saya kembali ke jati diri. Untuk berbenah, perbaiki diri, dan mengejar semua ketinggalan itu.
Saya mempunyai keluarga. Saya harus memikirkan karier, kesehatan, dan masa depan keluarga yang lebih baik adalah prioritas yang harus saya utamakan.
Saya percaya, bahwa dengan dukungan keluarga, berjuang pantang menyerah, dan setia dalam doa saya akan mewujudkan harapan itu demi kebahagiaan keluarga.
Tahun 2023 adalah tahun ajang pembuktian diri itu.
Niat ingsun!
…
Mas Redjo

