Simply da Flores
1.
Gong Waning dan Info Digital
Gong Waning ditabuh berbunyi,
Setiap pribadi bisa bersikap
Ada yang mau mendengar
Ada yang terpaksa hadir
Ada yang menghindar
Gong Waning bergema
Ada yang bisa menikmati
Ada yang bangun dan menari
Dan ada yang
berpartisipasi
ikut memainkan gong atau gendang.
Tetapi…
Istimewa di zaman digital ini
Ada yang merekam
dengan kamera gadgetnya
lalu dipublikasi
Entah…
untuk apa dan mengapa
pesona Gong Waning viral di media
Tanggapan pun hadir beraneka
dari setiap yang melihatnya di layar maya
Semua ada dan terjadi
bagaimana memberi makna arti
oleh setiap pemirsa yang peduli
2.
Warna-warni di Kanvas Lukisan
Merah jingga kuning hijau
biru nila dan ungu
mengalir dari sungai jemari
menari di hati sanubari insani
Karena kreasi angin dan matahari
menyinari mimpi-mimpi kodrati
tentang ada, terjadi dan misteri
Ketika seniman terus berinkarnasi
leburkan pikiran diri pribadi
pada kanvas alam raya imajinasi
Maka
serpihan cahaya warna Ilahi
disibak tanya sukma sejati
agar tunjukkan sosok jawaban hakiki
Apakah yang seharusnya terjadi
Siapakah diri pribadi sejati
Mengapa ada fakta dan misteri
3.
Kreasi Tari dan Busana
Raga bergerak gemulai dan lincah
alirkan alunan nafas yang berdesah
entah ikuti irama musik semesta
entah iringi melodi jiwa
entah terbawa lagu gelombang samudra
entah melebur dalam orkestra suka duka sesama
Ada tarian jiwa dan nyanyian sukma
Aneka busana ditiup hembusan angin
Lenggang lenggok pelangi menawan
merasuk rasa dan mata penonton
Terbang melintasi pelataran awan
menghentak panggung sandiwara kehidupan
dan mencakar topeng suka duka peran
Entah hanya sebagai hiburan
atau menabur benih makna kesadaran
4.
Tradiai Lisan dan Tulisan
Pada mulanya ada suara sabda
dan terus menggema dalam semesta
Huruf merekah lahirkan kata jiwa
lalu bersemi dalam kalimat bahasa
tumbuhkan aneka pesan suka duka
Mungkin dalam syair sajak, bait puisi dan prosa
Entah sebagai kisah cerita
agar pesan jiwa raga disampaikan
kepada telinga yang mendengar
kepada mata yang membaca
Tak tahu apa yang ditangkap dan dipahami
sesuai kemampuan setiap pribadi
Sebelum ada tulisan dan simbol literasi
Hanya ada bunyi lisan dikreasi
agar bisa saling berkomunikasi
dalam setiap perjumpaan insani
agar bisa rajut tersambung makna arti
Namun
ketika ada inovasi berkomunikasi
apalagi dengan iptek digital milenial kini
Manusia berkelana di dunia maya
dengan berbagai sosok dan gaya
Entah akan jadi apa dan siapa
5.
Makna Harmoni Keindahan
Seni mengiringi irama nafas
keindahan lebur mengaliri desir darah
dengan aneka wajah dan sosok kreasi
dalam derap langkah ziarah insani
Berpadu satu karena harmoni
penuh pesona dan warna-warni
antara fakta dan misteri
Abadikan dinamika perubahan lestari
percikan cahaya Sang Ilahi
Rindu damba sejati setiap pribadi
adalah tanya dan jawaban lestari
adalah fakta dan misteri abadi
Dan
ketika menjelma indah dalam harmoni
yang dihasilkan oleh ragam karya seni
sebagai kreasi jiwa raga insani
Maka hadirlah kesatuan jiwa raga hakiki
berpadu dalam nafas alam raya
dengan damba asali Sang Pencipta

