“Lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain.” -Mazmur 84: 11
Menunda, mengulur-ulur waktu itu hanya membuang kesempatan baik dan kita rugi sendiri. Menyesal juga tiada guna, bahkan percuma dan sia-sia.
Di atas itu prinsip saya, dan karunia Tuhan. Saya diingatkan untuk sadar agar memanfaatkan waktu untuk mengisi hidup ini dengan baik.
Saya tidak tahu alasan dasarnya, ketika memutuskan membuat blog yang berisi motivasi dan inspirasi hidup. Tujuan saya adalah berbagi untuk meneruskan karunia kasih Tuhan.
Ketika aktif di kegiatan sosial itu saya ibaratkan di pelataran rumah Tuhan. Kini dengan mengurus blog yang berisi motivasi, inspirasi hidup, dan keimanan itu ibarat masuk ke rumah-Nya. Saya ingin makin dekat dan akrab dengan-Nya.
Di pelataran rumah Tuhan, untuk peduli dan berbagi pada sesama, hidup saya belimpah anugerah-Nya. Terlebih lagi berdiam di dalam rumah-Nya untuk mendengarkan dan melaksanakan firman-Nya, berkontemplasi salib, serta bersatu dalam Ekaristi Kudus.
Biasanya, jika saya menghadapi masalah selalu menggunakan dan mengedepankan logika. Kini saya menyimpan peristiwa itu dalam hati. Saya belajar untuk meneladani Ibu Maria yang rendah hati; yang taat dan setia pada kehendak Tuhan.
Saya belajar untuk percaya dan makin percaya serta kian dekat pada Tuhan.
Aneh, tapi nyata. Saya merasakan perubahan mendasar dan totalitas dalam hidup ini. Saya berbicara dengan lembut, tidak emosian, sabar, dan senyuman kasih. Hati ini jadi makin tentram dan damai.
Dengan mempercayakan hidup ini sepenuhnya pada Tuhan, di hati ini tiada lagi rasa was-was, takut, dan pikiran negatif lainnya. Semuanya jadi terang benderang.
Sungguh, hidup di dalam Tuhan adalah kebahagiaan sejati!
Mas Redjo

