Simply da Flores
…
1.
Telapak tangan mempunyai jemari
ukurannya tidak ada yang sama
fungsinya memang masing-masing
Demikian juga telapak kaki
dilengkapi jemari yang berbeda
semuanya tak sama agar saling menopang
Anggota tubuh masing-masing berbeda
tetapi tetap satu tubuh juga
agar diri kita bisa hidup dan berada
“Homo homini socius
Manusia adalah sahabat bagi sesamanya”
2.
Dan
ternyata ada sistem alam yang mengaturnya
meskipun sering tidak terlihat
namun pasti dialami setiap orang
Ada perasaan dan hati nurani
Ada pikiran dan sanubari jiwa
“Aku, engkau dan kita ada
untuk saling melengkapi karena saling membutuhkan
Tidak ada yang terlahir maha daya sendirian”
Fakta hari ini
manusia meledak bertambah jumlahnya
pasti dengan aneka kebutuhannya
Alam lingkungan terbatas dan berkurang kualitasnya
Hidup mesti berjalan
entah bagaimana pun caranya
3.
Selain membutuhkan sesama
ternyata kita manusia tergantung mutlak pada alam
yang jadi rentenir abadi bagi kelangsungan hidup hingga generasi ini
Meskipun
kita semakin sering merusak lingkungan dan sering tak peduli
Untuk aneka kebutuhan hidup
sering terjadi kita meminta bantuan kepada sesama
antara lain dengan meminjam uang
“Mau mengatasi masalah kebutuhan dengan cara cepat dan jalan pintas
Entah apa alasan dan jaminannya”
4.
Peminjaman kepada pihak lain
Entah tanpa bunga saat pengembalian
Entah kepada pribadi atau lembaga dengan bunga
Entah dengan jaminan atau tidak
Dan
lahirlah kebiasaan pinjaman dengan bunga saat pengembalian
oleh pribadi, kelompok serta badan usaha
Baik langsung bertemu muka ataupun melalui jaringan digital
Berkembanglah kisah sejarah rentenir dalam kehidupan
Betulkah meminjam ke rentenir itu
“Mengatasi masalah tanpa masalah?”
5.
Karena bantuan rentenir
ada kelegaan saat suasana terjepit
oleh aneka kebutuhan mendesak
Entah urusan sakit dan kesehatan
Entah urusan pendidikan anak sekolah
Entah urusan usaha perdagangan
Entah urusan hajatan keluarga
Entah urusan sosial budaya
Entah urusan sehubungan dengan kedukaan
Atau alasan pribadi lainnya
Mungkin disebut “mengatasi masalah dengan masalah”
6.
Dan…
Ketika masalah mulai muncul
soal membayar bunga dan pokok pinjaman
karena entah sedikit atau banyak bunganya
Biasanya ketahuan bahwa peminjam sering lalai pertimbangkan kemampuan membayar
Ada yang memberikan jaminan
mungkin sertifikat tanah atau kendaraan
lalu akhirnya terpaksa hangus jaminan
karena memang tak mampu membayar bunga dan pokok pinjaman
7.
Rentenir itu terus hadir
bahkan sekarang tersedia secara online
Pasti dengan sistem manajemen
agar bisa mempermudah peminjam
tetapi juga menjamin keamanan dan keuntungan rentenir
Ada harapan bahwa aturan hukum menjamin hak dan kewajiban
entah peminjam maupun rentenir
Namun
fakta kehidupan banyak terjadi di luar aturan
misalnya soal bunga dan jaminan
Yang penting ada kesehatan, lewat atau pun tertulis
8.
Maka soal dana renten
yang lebih sering terjadi adalah
relasi pengguna dengan rentenir
berdasarkan kesepakatan secara bebas di lapangan
Sehingga
saat pengguna tak mampu membayar
selalu ada masalah baru
karena jaminan disita rentenir dan mungkin ada sejumlah tuntutan lain karena bunga belum cukup dibayar
Lahir juga tukang tagih
entah pribadi atau kelompok
karena ada bayaran dari rentenir
9.
Kisah suka duka peminjam duit
entah dengan jaminan atau tidak
entah mampu dibayar atau tak mampu
Jelas berbeda dengan kisah rentenir
karena mereka menawarkan jasa
dan tidak memaksa uangnya dipinjam
Ada situasi yang miris juga
dialami oleh kelompok usaha
Ada juga kisah badan usaha besar
yang meminjam kepada bank atau lembaga dana
Bahkan mungkin terjadi juga dengan negara
yang meminjam uang ke negara lain dan lembaga dunia
“Apakah mengatasi masalah tanpa masalah?”

